Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (14 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESANEWS TV 21 Februari 2026, 14:14 WIB 2,819 PDF

Kajian & Sosialisasi KHGT di PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi, Ust. Pujiono Tekankan Urgensi Kesatuan Kalender Islam

Kabiro Surakarta
Oleh: Kabiro Surakarta • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kajian & Sosialisasi KHGT di PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi, Ust. Pujiono Tekankan Urgensi Kesatuan Kalender Islam
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Surakarta

BOYOLALI – INFODESANEWS | PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi menggelar kegiatan Kajian dan Sosialisasi KHGT (Kalender Hijriyah Global Tunggal) bertempat di Aula Masjid At-Taqwa, Sabtu (21/2/2026).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber langsung Mudir Ponpes, Ustadz Pujiono, yang dikenal aktif mengkaji isu-isu falak dan kalender Islam kontemporer. Acara di pandu moderator Ust. Saleh Alumni Santri Pondok Sohron UMS Solo.

Acara dihadiri oleh seluruh civitas akademika PonpesMU serta para guru dari TK Aisyiyah PK Sambi, SD MPK Sambi, SMP Muhammadiyah 14, dan SMA Muhammadiyah PK Boyolali. Nampak Hadir Kepala Sekolah TK PK Aisyiyah PK Ibu Mulyati, Kepala SMP Muh 14 Ust Ahmad Yasin, Kepala SMA Muh PK Boyolali Ustadzah Ari Rosmawati, dan guru SD Muh PK Sambi, Kehadiran lintas jenjang pendidikan ini menunjukkan komitmen bersama dalam memahami dan menyikapi perkembangan wacana kalender Islam secara ilmiah dan persyarikatan.

Kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh santri PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum, Sultan Agil Muzaki. Qiro’ah yang khidmat tersebut menambah suasana religius sekaligus meneguhkan bahwa pembahasan KHGT berangkat dari semangat kembali kepada tuntunan syariat.

 

Dalam pemaparannya, Ustadz Pujiono menjelaskan bahwa KHGT merupakan ikhtiar ijtihad kontemporer untuk mewujudkan kesatuan penanggalan Hijriyah secara global. Ia menegaskan bahwa umat Islam sudah saatnya memiliki sistem kalender yang unifikatif, ilmiah, dan dapat diterapkan secara internasional, sebagaimana kalender Masehi yang digunakan secara global.

“Kalender Hijriyah bukan sekadar penanda ibadah, tetapi simbol peradaban. Ketika umat Islam bersatu dalam sistem waktu, maka kesatuan itu akan berdampak pada ukhuwah dan tata kelola ibadah yang lebih teratur,” ungkap beliau.

Beliau juga menguraikan dasar-dasar astronomis dalam perhitungan kalender, termasuk konsep ijtimak (konjungsi) dan kriteria visibilitas hilal, serta urgensi pendekatan hisab hakiki kontemporer dalam menjawab tantangan zaman modern. Menurutnya, pemahaman yang benar tentang ilmu falak harus terus disosialisasikan di lingkungan pendidikan Muhammadiyah agar generasi muda melek sains sekaligus kokoh dalam manhaj tarjih.

Sesi berlangsung dengan interaktif. Para guru dan peserta aktif penuh konsentrasi menyimak tentang KHGT, potensi perbedaan dengan metode rukyat lokal, serta implikasinya terhadap penetapan awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan literasi kalender Islam di lingkungan pendidikan Muhammadiyah kawasan Sambi dan sekitarnya. Dengan sosialisasi yang berkelanjutan, civitas akademika diharapkan tidak hanya menjadi pengguna kalender, tetapi juga memahami filosofi, landasan syar’i, dan argumentasi ilmiahnya.

Kajian ditutup dengan sholat Dhuhur bersama, dengan doa memohon agar Allah SWT memberikan petunjuk dan persatuan bagi umat Islam dalam mengelola waktu sebagai bagian dari amanah peradaban. (*/Puji/Redslo)

Oleh: Kabiro Surakarta

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESANEWS TV #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Surakarta
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Solo Raya & Surakarta

Kabiro Surakarta

Pewarta isu sosial kemasyarakatan, budaya keraton, dan pemerintahan Solo Raya.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi