Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (9 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (12 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (15 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (16 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (16 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (16 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (17 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 16 Februari 2025, 11:07 WIB 2,186 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Kecamatan Japah dan Ngawen Menggelar Musrenbangcam RKPD 2026

Penulis: Kabiro Blora
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kecamatan Japah dan Ngawen Menggelar Musrenbangcam RKPD 2026
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Blora Tahun 2026 dilaksanakan oleh Kecamatan Ngawen dan Kecamatan Japah, Jawa Tengah.

Camat Japah drh. Tejo Yuwono menyampaikan, pemerintah melalui rapat koordinasi tim pembangunan desa telah menetapkan prioritas pembangunan di sejumlah wilayah, termasuk Wat Bakah, Bogorjo, Bogem, Sumberjong, Yono, Japa, Beganjing, Tengger, dan Kroco.

“Prioritas ini mencakup bidang sosial dan ekonomi dan infrastruktur, meskipun laporan final dari tim ekonomi masih menunggu penyelesaian,” ucapnya, Sabtu (15/2/2025).

Tejo menambahkan, bahwa ketahanan pangan menjadi salah satu fokus utama. Namun, perlu dipahami bahwa ketahanan pangan tidak sepenuhnya bergantung pada dana desa, meskipun 20% dana desa dialokasikan untuk mendukung program tersebut.

“Pendampingan dan petunjuk lebih lanjut dari pemerintah pusat masih diperlukan untuk memastikan implementasi yang efektif,” terangnya

Lanjutnya, selain itu, pembahasan mengenai Dana Alokasi Khusus (DAK) juga menjadi perhatian. Diketahui bahwa pengurangan atau penghilangan DAK dari pusat dapat berdampak signifikan terhadap pembangunan di daerah.

Pembangunan membutuhkan anggaran. Jika DAK berkurang atau hilang, otomatis akan berpengaruh pada proses pembangunan,” tuturnya.

Lebih lanjut, pemerintah berharap dengan koordinasi yang lebih baik, pembangunan di desa-desa dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan prioritas nasional serta dukungan semua pihak dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Senada dengan Camat Ngawen, Moechamad Zainuri usai melaksanakan Musrenbangcam mengatakan, usulan yang telah dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan Daerah (SIPD) secara kelompok berdasarkan bidang, meliputi bidang infrastruktur, ekonomi, serta sosial budaya. Hasil diskusi kelompok ini akan diusulkan ke tingkat kabupaten untuk ditindaklanjuti.

“Meskipun tidak semua usulan dapat direalisasikan, diharapkan beberapa di antaranya dapat menjadi prioritas pembangunan di tahun 2026,” ujarnya

Salah satu prioritas utama pembangunan di Kecamatan Ngawen adalah pembangunan infrastruktur, khususnya jalan yang menghubungkan Rauh Bungkul. Proyek ini telah dimulai pada tahun 2023-2024 dan tahun ini mendapatkan alokasi dana sebesar 13 miliar dari dana pinjaman.

“Diharapkan progres pembangunan ini akan terus berlanjut hingga tahun depan dan diusulkan kembali dalam RKPD Kabupaten 2026,” terangnya.

Lanjutnya, Kecamatan Ngawen memiliki potensi ekonomi yang besar, terutama dari komoditas durian dan rambutan di Desa Srigading dan Karangjong. Diharapkan dinas terkait dapat membantu mengembangkan kedua desa tersebut sebagai sentra produksi durian dan rambutan.

“Selain itu, diperlukan dukungan sarana dan prasarana, termasuk perbaikan jalan, untuk mendukung pengembangan ekonomi berbasis komoditas lokal ini,” ungkapnya

Lebih lanjut, kegiatan Musrenbang ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk pembangunan berkelanjutan di Kecamatan Ngawen. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk DPRD Kabupaten dan dinas terkait,

“Usulan-usulan yang telah disepakati dapat direalisasikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut,” harapnya.*Red

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora

Kabiro Blora

Kepala Biro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi