Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (5 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (12 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (19 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (21 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (21 jam yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (22 jam yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (22 jam yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 08 Februari 2022, 22:38 WIB 471 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Kelompok Tani Wadah Berkumpulnya Masyarakat Yang Mandiri, Kades Dandang Bilang Ini

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kelompok Tani Wadah Berkumpulnya Masyarakat Yang Mandiri, Kades Dandang Bilang Ini
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULAWESI SELATAN, INFODESANEWS – Untuk menyatukan tujuan para petani telah secara resmi membentuk Kelompok Tani yang baru dan langsung dipelopori oleh para petani muda di Dusun Pangalli Desa Dandang Kecamatan Sabbang Selatan Kabupaten Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa 8 Februari 2022.

Berangkat dari keprihatinan beberapa petani yang masih berjiwa muda dan merasa bahwa, mereka menekuni pekerjaan sebagai petani padi yang mana mereka adalah satu hamparan sawah.

Namun petani masih sangat terbatas dalam hal kebutuhan pangan dan bahkan hal yang paling ironi yakni, mereka menanam padi selama ini hanya membeli kebutuhan pupuk dan pestisida yang mahal di tengkulak

Dengan pembentukan kelompok tani yang barut harapan besar mereka yang harus segera terjawab persoalannya, karena melihat sumber daya yang ada di desa mereka subur, melimpah dan peluang yang besar jika dimanfaatkan secara optimal dan cerdas oleh masyarakat setempat.

Olehnya itu, beberapa tokoh pemuda dan masyarakat berinisiatif membentuk Kelompok Tani sebagai wadah untuk menyatukan pemahaman, persepsi, pengetahuan dan juga berbagi ilmu tentang pertanian tanaman padi.

” Mereka mengharapkan Penyuluh Pertanian untuk memberi penyuluhan pemahaman bagaimana cara bertani yang benar dan produktif,” sebut Ketua Kelolpik Tani Randa Madao, yang baru dibentuk bernama ‘ Tunas Mase Mase’

Lanjut Randa Madao menambahkan bahwa, setelah beberapa waktu dilakukan persiapan dan sosialisasi kepada masyarakat, maka semuanya sepakat untuk mendirikan Kelompok Tani yang bergerak di tanaman padi dan mengharapkan pemerintah menyetujui sebagai salahsatu syarat atau legalitas yang sah, juga untuk melancarkan program bantuan ataupun penyuluhan.

“Sebelumnya Randa Madao berkordinasi dengan PPL, Kepala Dusun dan Kepala Desa Dandang, maka dilaksanakanlah pembentukan Kelompok Tani yang bertempat di gedung serbaguna dusun Pangalli, yang mana dihadiri 34 calon anggota, Kepala Desa Dandang Haeruddin Jumain, Kepala Dusun Pangalli, sebagian tokoh masyarakat, Ketua Bumdes Da danv Hasruddin, serta PPL Muhammad Nur dan BPP Sabbang Selatan. Dan bertindak sebagai fasilitator PPL dalam pembentukan kelompok tani yang barj.

“Muhammad Nur sebagai PPL Desa Dandang menerangkan bahwa, pentingnya membentuk kelompok berbadan hukum untuk memajukan kelompok tani itu sendiri,” terangnya.

Dan adapun beberapa poin
yang berhasil disepakati dalam rapat pembentukan kelompok tani yakni, Nama kelompok semua anggota sepakat Tunas Mase Mase.

” Meskipun sebagian anggota adalah para orang tua namun diharapkan tetap bersemangat muda,” Randa Madao memberi motivasi.

Ini struktur Pengurus Kelompok Tani ” TUNAS MASE MASE yakni,

    • Ketua : Randa Madao
    • Sekretaris : Roni Bunga
    • Bendahara : Herman M Bokko
    • Pengawas/Penasehat Kepala Desa Dandang (Haeruddin Jumain, S.Sos)

Pendanaan disepakati adalah pendaftaran anggota yang masing masing menyetor sebagai modal awal dan iuran wajib perbulan yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya.

Sementara Kepala Desa Dandang Haeruddin Jumain, setelah pembentukan selesai mengatakan bahwa, semangat masyarakat bangkit kembali serta midset perlahan berubah bahwa bertani itu tidak hanya sekedar berbadan kotor dan berkeringat saja, melainkan bagaimana membuat manejemen yang baik, dan sadar betapa pentingnya sebuah wadah untuk mewujudkan peningkatkan taraf ekonomi masyarakat,sehingga kerja cerdas dan kerja bersama adalah modal utama,” pesan Kades Dandang Heru yang akrab disapa.(yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi