Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (5 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (8 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (10 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (12 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (12 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (12 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (12 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 18 Juni 2025, 17:23 WIB 855 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Kemajuan Program Dapur BGN 10 Dapur Sudah Operasional, Target 60 Dapur Segera Tercapai

Penulis: Kabiro Blora
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kemajuan Program Dapur BGN 10 Dapur Sudah Operasional, Target 60 Dapur Segera Tercapai
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengoperasikan 10 dapur masyarakat dari target 60 dapur yang ditetapkan,

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto menyampaikan, bahwa capaian ini lebih baik dibandingkan dengan Kabupaten lain, meskipun masih terdapat tantangan dalam partisipasi masyarakat, terutama dari pihak investor.

“Kami menjamin mitra yang bekerja sama dengan BGN tidak akan rugi, bahkan harus untung besar. Selain itu, masyarakat juga diuntungkan dengan pelayanan hingga 180 ribu orang per hari,” ujarnya, Rabu (18/6/2025).

Edy Wur menambahkan, untuk mempercepat pencapaian target, sosialisasi dan pendampingan akan terus dilakukan guna memastikan program berjalan transparan dan bebas dari korupsi.

“Target waktu penyelesaian 60 dapur ditetapkan dalam 2-3 bulan ke depan, dengan harapan seluruh lokasi dapat terkunci pada Juni-Juli,” ungkapnya.

Lanjutnya, lalu mulai beroperasi penuh pada September. APBN telah disiapkan untuk mendukung program ini, meskipun capaian saat ini masih dianggap lambat dibandingkan target nasional 3.000 dapur.

“Sasaran program ini mencakup anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, dengan prioritas daerah-daerah terpencil,” terangnya.

Lebih lanjut Edy Wur menekankan bahwa Pemerintah Daerah dan BGN akan fokus pada wilayah sulit, sementara daerah yang lebih mudah diharapkan dapat dikelola oleh mitra masyarakat.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif Presiden untuk memperkuat ketahanan pangan rakyat, yang harus dikawal hingga tuntas dengan prinsip Clear and Clean.*Red

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora

Kabiro Blora

Kepala Biro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi