BLORA, INFODESANEWS – Kepala Desa Klokah, Puji Widodo, berhasil menyelesaikan persoalan terkait proyek pembangunan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) yang sempat menuai penolakan dari sejumlah pemuda Dukuh Pacing. Proyek yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sektor kesehatan tersebut awalnya direncanakan akan dibangun di area lapangan sepak bola desa, yang memicu keberatan karena akan mengurangi luas dan fungsi lapangan olahraga tersebut.
Pada Rabu 30/07/2025 lalu, sekelompok pemuda mendatangi Balai Desa Klokah untuk menyampaikan aspirasi mereka. Mereka tidak menolak keberadaan Posbindu, namun menolak lokasinya yang dinilai tidak tepat.
“Kami mendukung program kesehatan ini, tapi mohon jangan dibangun di lapangan sepak bola. Lapangan itu sudah sempit, dan ini satu-satunya tempat kami berolahraga,” ujar salah satu perwakilan pemuda.
Menanggapi dinamika tersebut, Kepala Desa bersama perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) segera menggelar Musyawarah Desa (Musdes) untuk mencari solusi terbaik. Dalam rapat tersebut, semua pihak sepakat untuk merelokasi proyek Posbindu ke lokasi lain yang lebih sesuai dan tidak mengganggu fasilitas olahraga masyarakat.
Ketua BPD Desa Klokah, Tri Selastyo Utomo, menegaskan pentingnya keterlibatan semua unsur masyarakat dalam perencanaan pembangunan.
“Kejadian ini menjadi pelajaran. Ke depan, dalam setiap perencanaan proyek strategis, semua elemen masyarakat harus dilibatkan agar tidak terjadi perbedaan pandangan,” ujarnya.
Kepala Desa Puji Widodo menyampaikan bahwa pihaknya langsung melakukan komunikasi dengan pihak terkait, termasuk melobi Pemerintah Kabupaten Blora, agar relokasi proyek bisa direalisasikan.
“Alhamdulillah, setelah beberapa kali komunikasi, Pemda Blora menyetujui permintaan kami. Posbindu akan tetap dibangun, tapi di lokasi lain yang tidak mengganggu fungsi lapangan sepak bola,” jelas Puji Widodo.
Proyek Posbindu ini merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang diajukan sejak dua tahun lalu. Tahun 2025, Desa Klokah, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora menjadi salah satu penerima bantuan tersebut. Posbindu bertujuan untuk memperkuat layanan kesehatan dasar, terutama deteksi dini penyakit tidak menular di tingkat desa.
Dengan adanya kesepakatan relokasi, pembangunan Posbindu tetap dapat berjalan tanpa menimbulkan konflik sosial di masyarakat. Kepala Desa mengapresiasi semangat pemuda desa yang peduli terhadap pembangunan dan fungsi ruang publik.***Red.