Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (9 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (12 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (15 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (16 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (16 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (16 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (17 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 07 Februari 2025, 08:12 WIB 841 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Ketua DPRD Blora Mustopa Terima Audiensi Warga Terdampak Bendungan Cabean

Penulis: Kabiro Blora
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ketua DPRD Blora Mustopa Terima Audiensi Warga Terdampak Bendungan Cabean
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Puluhan warga Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, yang tergabung dalam Paguyuban Soko Kali Joyo (SKJ), menggelar audiensi di kantor DPRD Blora, mereka menyampaikan aspirasi terkait ganti rugi lahan dan dampak sosial akibat pembangunan Bendungan Cabean.

Audiensi yang dikoordinasikan oleh Ketua Paguyuban SKJ, Sigit, serta didampingi oleh Humas Paguyuban, Sutikno, ini menyoroti beberapa permasalahan utama. Di antaranya, kejelasan ganti rugi lahan, akses jalan dari Dukuh Kalisoko ke kantor Desa Karanganyar, serta pemotongan sepadan sungai sepanjang 50 meter.

Sigit menyatakan bahwa hingga kini proses pembebasan lahan belum berjalan secara adil dan transparan. “Kami hanya meminta hak kami sebagai warga yang terdampak. Banyak warga yang akan kehilangan tanah mereka, tetapi belum ada solusi yang adil dari pihak terkait,” ujarnya.

Senada dengan itu, Sutikno berharap DPRD Blora dapat menjadi jembatan dalam mencari solusi terbaik bagi warga terdampak. “Kami berharap segera ada kejelasan dan kepastian. Jangan sampai warga kecil justru dikorbankan demi proyek besar,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Blora, Mustopa, S.Pd.I., menegaskan bahwa audiensi ini menjadi langkah awal dalam mencari penyelesaian terbaik.

“Alhamdulillah, hari ini kami menerima audiensi dari warga Desa Karanganyar terkait pembangunan Bendungan Cabean yang masih dianggap belum tuntas. Mudah-mudahan semua bisa segera diselesaikan,” kata Mustopa.

Untuk mencari solusi terbaik, DPRD Blora menghadirkan berbagai pihak terkait, termasuk BBWS Pamali Juana, Dinas Pekerjaan Umum (PU), dan Badan Pertanahan. “Kami datangkan semua unsur terkait dalam audiensi ini agar dapat memberikan jalan keluar terbaik. Kami ingin memastikan pembangunan Bendungan Cabean sebagai proyek nasional ini dapat berjalan dengan baik tanpa merugikan masyarakat,” pungkasnya.*Red.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora

Kabiro Blora

Kepala Biro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi