Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (19 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 18 September 2019, 18:48 WIB 2,586 PDF

Kirab Gunungan Dan Gambyong Massal Buka Gelaran Festival Sentono

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kirab Gunungan Dan Gambyong Massal Buka Gelaran Festival Sentono
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS – Geliat industri pariwisata di Kabupaten Blora mulai tampak di wilayah Kecamatan Kradenan. Rabu siang (18/9/2019), Kecamatan yang berada di ujung selatan Kabupaten Blora ini punya gawe besar berupa Festival Sentono.

Ribuan warga berjejal menanti pembukaan festival yang meriahkan dengan kirab gunungan dan pertunjukan tari gambyong secara massal di kawasan cagar budaya “Goa Sentono” yang berada di tepi Sungai Bengawan Solo.

Kirab gunungan sebagai pembukaan festival diberangkatkan oleh jajaran Forkopimcam Kradenan dari lapangan SMP Negeri 1 Menden menuju situs budaya Goa Sentono yang berjarak sekitar 1 kilometer.

Sepanjang jalan, penonton berjubel ingin menyaksikan sekaligus berpartisipasi memeriahkan kirab gunungan yang berisi hasil bumi dan jajanan dari sejumlah desa di Kecamatan Kradenan. Tidak hanya anak-anak, orang tua juga turut serta, bergotong royong menyukseskan pembukaan festival.

Guna memeriahkan kirab gunungan ini, sejumlah pertunjukan seni juga ditampilkan seperti grup drumband dari TK, SD, SMP hingga SMA NU 1 Kradenan. Begitu juga kesenian barongan yang tidak kalah serunya.

Sesampainya di lokasi situs budaya Goa Sentono, sembilan gunungan yang telah dikirab ludes direbut ribuan masyarakat. Dilanjutkan pertunjukan tari gambyong massal yang ditampilkan oleh remaja desa di pelataran Goa Sentono, berlatar belakang lembah Bengawan Solo dan keindahan matahari terbenam.

“Alhamdulillah bisa nonton ke Sentono sini, ini baru pertama kali ada acara seperti ini disini. Ternyata ramai sekali meskipun tempatnya jauh dari kota. Masyarakatnya guyub, nguri-uri keberadaan situs Goa Sentono yang konon merupakan peninggalan Sunan Bonang dan Blacak Ngilo,” ungkap Indra, salah satu pengunjung dari Kecamatan Tunjungan.

Dirinya berharap acara pesta rakyat seperti Festival Sentono ini bisa terus dikembangkan menjadi agenda tahunan di Kecamatan Kradenan.

Sementara itu, salah satu panitia penyelenggara, Andi Winata dari Komunitas Bumi Budaya Kecamatan Kradenan, menyampaikan bahwa Festival Sentono ini dilaksanakan untuk memperkenalkan potensi situs budaya Goa Sentono yang kaya akan nilai-nilai sejarah kepada masyarakat luas.

“Festival ini merupakan acara goyong royong warga di Kecamatan Kradenan untuk bersama-sama mengangkat potensi daya tarik wisata Goa Sentono. Selama empat hari kedepan, sejumlah agenda akan dilaksanakan disini,” ucap Andi Winata.

Pada hari pertama, Rabu (18/9/2019), sebagai pembuka telah dilaksanakan kirab gunungan dan tari gambyong massal. Disusul malam harinya ada jagong budaya dan pelepasan sentir tradisional di Bengawan Solo.

Untuk hari kedua, Kamis (19/9/2019) akan dilaksanakan aneka lomba anak-anak, tahlil bersama, sholawatan, kesenian jedoran dan ngelik. Sedangkan hari ketiga, Jumat (20/9/2019) akan dilaksanakan tari tradisional dari pelajar, dan pentas teater Quro dari SMN NU 1 Kradenan.

Sebagai hari penutup, Sabtu (21/9/2019), menurut Andi akan dilaksanakan senam bersama, festival perahu tambangan di Bengawan Solo se wilayah Blora-Bojonegoro, pertunjukan seni barongan dan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Alif Kriwul serta dagelan Jolang.

“Ayo saksikan keseruannya di Kecamatan Kradenan. Ayo dolan Kradenan, ayo dolan Blora..!!” tegas Andi Winata.

Selama pelaksanaan festival, seluruh pengunjung digratiskan masuk kawasan Goa Sentono dan disediakan photobooth “Dolan Blora”. Pihak panitia tidak memungut biaya masuk, hanya mengenakan tarif parkir kendaraan saja. Sedangkan pelaku UKM telah disediakan tenda untuk berjualan sehingga ekonomi masyarakat ikut tergerak. (Tim Liputan Humas Protokol Setda Blora)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi