Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (6 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (12 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (20 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (22 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (22 jam yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (22 jam yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (23 jam yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
KHAZANAH 01 Januari 2023, 18:40 WIB 1,591 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Mengejutkan, KGPH Puger Mengaku Siap Jadi Raja Gantikan PB XIII

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Mengejutkan, KGPH Puger Mengaku Siap Jadi Raja Gantikan PB XIII
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO, INFODESANEWS | Salah satu adik Raja Keraton Surakarta, KGPH Puger membuat pernyataan yang cukup kontroversial, yakni dirinya siap menjadi raja menggantikan PB XIII.

Dikutip dari channel Youtube LIBERTY pada Rabu 28 Desember 2022, pria yang akrab disapa Gusti Puger ini menyampaikan bahwa kondisi di keraton Surakarta Hadiningrat saat ini semakin tidak menentu.

Karena itulah, lembaga ini membutuhkan sosok yang bisa mengatasi segala permasalahan yang ada.

“Saat ini di masa PB XIII semuanya kacau balau, dan stagnan. Karena itu harus muncul yang selanjutnya yaitu PB IV untuk menyelesaikan semuanya. Dan kalau memang Allah menghendaki, saya siap. Karena bagi saya ini amanah dan kewajiban untuk menata ulang Keraton Mataram Islam ini agar memberikan kesejukan,” ujarnya.

Gusti Puger menyampaikan hal ini setelah sang reporter menanyakan aktifitasnya beberapa waktu terakhir, yang gemar mendatangi tempat-tempat sakral dan bersejarah peninggalan keraton. Di antaranya Masjid Laweyan serta Langgar Merdeka.

Bahkan di Langgar Merdeka yang didirikan di jaman Kerajaan Pajang, pria yang suka tampil nyentrik dengan rambut panjangnya ini menyempatkan diri naik ke menara di langgar tersebut.

“Bentuk menara langgar merdeka ini persegi empat yang melambangkan kiblat papat dan mirip dengan bagian puncak bangunan Songgonuwono di keraton. Bangunan Songgobuwono sendiri menjadi sarana bagi raja untuk mendekatkan diri ke Yang Maha Kuasa,” terangnya.

Dia sendiri tidak tahu kenapa beberapa waktu belakangan seperti ada yang mendorong untuk mendatangi tempat-tempat sakral itu.

“Saya sendiri tidak tahu, mungkin sudah dorongan dari Yang Maha Kuasa. Makanya kalau memang Allah menghendaki saya untuk menjadi Paku Buwono IV tentunya saya siap. Karena kalau sudah menjadi kehendak Tuhan, tidak akan ada lagi yang bisa menghalangi,” tandasnya.

Gusti Puger sendiri selama ini lebih banyak memilih untuk menjauh dari polemik di keraton yang menghadapkan antara kubu Sinuhun PB XIII dengan LDA yang dipimpin Gusti Moeng sang adik.

Sebagai salah satu adik dari Sinuhun PB XIII, Gusti Puger disebut-sebut sebagai pewaris tahta yang paling sah, dibandingkan dengan para putra Sinuhun sendiri. Sebab para putra Sinuhun disebut tidak sah secara adat.

Pangeran Mangkubumi misalnya. Putra tertua Sinuhun PB XIII ini lahir saat dirinya belum menduduki tahta sebagai raja. Jadi dipandang tidak bisa menjadi penerus tahta.

Selanjutnya Purbaya juga disebut tidak sah, karena sang ibu tidak dinikahkan dengan sebuah upacara adat yang sakral khas keraton, meski saat ini telah diangkat sebagai permaisuri. 

Karena itulah, sebagai adik kandung tertua dari Sinuhun, Gusti Puger merasa bahwa dirinya paling sah secara adat untuk menggantikan posisi sang kakak, bila nanti turun tahta atau wafat. (*/Wid/red slo)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #KHAZANAH #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi