Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (4 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (7 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (10 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (11 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (11 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (11 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (12 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 05 Juli 2018, 20:08 WIB 774 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Korban Keracunan Terus Bertambah Hingga 424 Orang

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Korban Keracunan Terus Bertambah Hingga 424 Orang
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

Lampung Selatan Infodesanews.com — Korban diare di Desa Banyumas, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, terus bertambah. Hingga siang tadur, jumlah korban yang menderita diare yang diduga akibat keracunan makanan mencapai 424 orang.

 

Diberitakan sebelumnya bahwa korban yang menderita diare hingga pukul 22.30 wib Rabu malam hanya 331 jumlah penderita diare.

 

Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan Jimy Hutapea mengatakan, ini baru dugaan indikasi keracunan makanan, sesuai dengan laporan yang kami terima, karna rata-rata pasien yang mendatangi ke Posko dan Puskesmas mengeluhkan, mual-mual pusing dan muntah-muntah.

 

“Untuk seluruh pasien yang berobat dan yang dirawat tidak dipungut biaya alias gratis, sesuai pesan pak Bupati Lampung Selatan, kata Jimy pada Infodesanews.com, Kamis (5/7)

0

Saat di singgung terkait hasil uji Laboratorium dengan memgambil sempel sisa makana di tempat hajatan, Jimy mengatakan untuk saat ini belum dapat menyimpulkan, karna masih menunggu hasil uji Leb, sampai  1 minggu kedepan baru bisa di ketahui hasilnya.

 

“Yang jelas untuk saat ini kita masih fokus dan prioritaskan untuk menangani terhadap pasien yang keracunan, sembari kita mencari penyebab dan hasil uji leb nya.”jelas Jimi.

 

 

Sedangkan , pasien yang di katagorikan sakitnya parah kita  rujuk ke rumah sakit Umum Bob Bazar Kalianda. Dan untuk menangani kasus ini kita datangkan tenaga medis, dari beberapa puskesmas yang ada di wilayah Lampung Selatan.

 

“Sejak kemarin kita juga telah dibantu rekan-rekan Dokter dari IDI ,”pungkasnya.

 

Berikut rincian data Pasien korban diare di Desa Banyumas, Kecamatan Candipuro Lampung Selatan, terhitung siang tadi, Kamis (5/7)

 

Jumlah pasien: 424 Orang

 

1. Posko Kesehatan Desa Banyumas 77 orang

 

2. Puskesmas Candipuro 39 orang

 

3. Puskesmas Sidomulyo 5 orang

 

4. RSU Bob Bazar Kalianda 18 orang

 

5. Pasien yang rawat jalan 276 orang

. (SG/slmt)

 

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi