Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (5 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (12 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (20 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (21 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (22 jam yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (22 jam yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (22 jam yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 29 Mei 2024, 09:53 WIB 962 kali dibaca ~4 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Lampung Selatan Target 1 Juta Wisatawan di 2024

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Lampung Selatan Target 1 Juta Wisatawan di 2024
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Kabupaten Lampung Selatan, dengan keindahan alamnya yang memukau dan kekayaan budayanya yang beragam telah menjadi tujuan wisata impian bagi masyarakat.

Untuk menyambut itu semua, Kabupaten Lampung Selatan nampaknya terus mulai berbenah mempercantik diri. Saat ini, kabupaten berjuluk bumi Khagom Mufakat ini telah layak disebut sebagai salah satu destinasi wisata utama di Provinsi Lampung, bahkan di Pulau Sumatera.

Betapa tidak, hingga Mei 2024 ini saja, tercatat sebanyak 941.667 wisatawan telah mengunjungi Kabupaten Lampung Selatan untuk menjelajahi keindahan alam serta objek wisata yang tersebar di sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan, Kurnia Oktaviani, S.Sos, M.M., mengatakan, angka kunjungan wisatawan tersebut masih didominasi wisatawan domestik.

“Paling banyak dari Sumatera Selatan seperti Palembang, lalu ada dari Medan. Kemudian dari Pulau Jawa seperti Jakarta, Banten dan Tangerang sekitarnya,” ujar Kurnia Oktaviani, dari rilis yang diterima media ini, Selasa, 28 Mei 2024.

Bahkan, wanita berhijab ini berani menargetkan, pada tahun 2024 ini merupakan kali pertamanya kunjungan wisatawan ke Lampung Selatan dapat menembus angka 1 juta orang. Yang mengukuhkan Lamsel memang telah pantas disebut sebagai daerah tujuan utama wisata.

“Insyaallah tahun 2024 ini akan menjadi tonggak sejarah, dimana kunjungan wisatawan ke daerah kita dapat menembus 1 juta orang untuk pertama kalinya,” imbuh Kurnia Oktaviani.

Kurnia Oktaviani menuturkan, optimisme tersebut dia ungkapkan atas dasar grafik angka kunjungan wisatawan ke Lampung Selatan setiap tahunnya terus menunjukkan trend positif. Selalu mengalami peningkatan yang signifikan, yang hingga kini telah tercatat nyaris 1 juta orang.

Menurut Kurnia Oktaviani, ada beberapa faktor yang mempengaruhi peningkatan kunjungan, seperti tersedianya infrastruktur jalan tol, peningkatan dan pengembangan kualitas objek wisata.

Kemudian, pilihan objek wisata yang beragam hingga pemasaran yang aktif, baik melalui promo antar wisatawan yang bertukar informasi dan pengalaman maupun promo secara massif oleh stakeholder.

Kurnia Oktaviani menyebut, pada 2020 kunjungan wisatawan ke Kabupaten Lampung Selatan tercatat hanya sekitar 236.173 orang. Kemudian 2021 mengalami peningkatan yang cukup signifikan, meningkat lebih dari 100% yang mencapai 449.479 orang.

“Begitu juga dengan 2022, mengalami lonjakan hingga 200.000 pengunjung hingga 616.792 orang. Dan pada 2023 tetap terus mengalami kenaikan dengan angka 743.228 orang,” ujarnya.

Kurnia Oktaviani mengungkapkan, Dinas Pariwisata setidaknya telah menginventarisir sebanyak 82 objek wisata yang ada di Lampung Selatan. Ke-82 objek wisata itu, lanjut Kurnia Oktaviani, terbagi pada 4 jenis wisata, seperti objek wisata bahari sebanyak 42, wisata alam 23 objek, wisata budaya sejarah 8 objek dan wisata terpadu dengan 9 objek.

Kurnia Oktaviani menambahkan, capaian-capaian tersebut tak lepas dari sosok seorang Nanang Ermanto, Bupati Lampung Selatan. Dimana, kata Kurnia Oktaviani, sesuai dengan arahannya, Bupati Nanang mengungkapkan bahwa masa depan Lampung Selatan ada di pariwisata.

Untuk itu, terus dia, Dinas Pariwisata diminta oleh bupati selaku atasannya untuk dapat memaksimalkan potensi tersebut, dengan melakukan pembinaan dan pengembangan pariwisata yang meliputi pemasaran dengan melakukan branding dan promosi.

Kemudian secara kontinu atau berkelanjutan melakukan pemantauan hingga evaluasi dan juga menjalin kerja sama dengan stakeholder atau pihak terkait.

“Pak bupati, Nanang Ermanto berpesan, bahwa daerah Lampung Selatan memiliki potensi yang belum tentu dimiliki oleh daerah lain. Yakni salah satu daerah yang dianugerahi alam yang indah. Maksimalkan potensi tersebut sesuai dengan tupoksi untuk kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Erdiansyah, S.H., M.M., seperti tak ingin kalah mengungkapkan, jika Dinas PMD kini bersama pemerintah desa telah mengembangkan konsep desa wisata.

Dimana, menurut Erdiansyah, pemerintah desa diminta untuk mendata potensi-potensi pariwisata yang ada di desanya masing-masing untuk dikembangkan menjadi objek wisata unggulan.

“Desa wisata merupakan desa yang dapat memaksimalkan potensi desanya dengan pesona wisata yang telah dikembangkan untuk menarik minat calon wisatawan yang akan berkunjung,” ucap Erdiansyah.

Dikatakan Erdiansyah, sejumlah desa wisata telah berhasil mengembangkan potensi wisatanya untuk menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Lampung Selatan. Bahkan menurut Erdiansyah perkembangan tersebut telah diakui secara nasional dengan ganjaran penghargaan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif beberapa waktu lalu.

Seperti Desa Wisata Kelawi dan Desa Wisata Totoharjo di Kecamatan Bakauheni, Desa wisata Kunjir dan Desa Wisata Sukaraja di Kecamatan Rajabasa. Kemudian ada juga Desa Wisata Way Kalam dan Desa Wisata Tamanbaru di Kecamatan Penengahan.

“Kemudian berlanjut Desa Wisata Kecapi di Kecamatan Kalianda dan Desa Wisata Srikaton di Kecamatan Tanjung Bintang. Bahkan untuk Desa Wisata Kelawi, pada 2023 lalu berhasil meraih Juara II Nasional untuk Kategori Desa Wisata Maju oleh Kementerian Parekraf RI,” katanya. (rls)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi