Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (19 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
PERISTIWA 02 Mei 2022, 07:30 WIB 1,220 PDF

Layani Operasi Katarak Metode Phaco Emulsifikasi di RS Elim Rantepao

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Layani Operasi Katarak Metode Phaco Emulsifikasi di RS Elim Rantepao
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

SULAWESI SELATAN, INFODESANEWS – Guna meningkatkan pelayanan kesehatan ke masyarakat, Rumah Sakit (RS) Elim Rantepao, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, kini memiliki poli mata yang dapat melayani operasi katarak dengan metode Phaco Emulsifikasi.
Direktur RS Elim Rantepao, dr Adrian mengatakan, metode Phaco Emulsifikasi merupakan teknik operasi katarak menggunakan alat canggih, yakni mesin bergelombang ultrasonik.

Dalam kerjanya, Phacoemulsifikasi akan memperbaiki penglihatan pasien yang terganggu karena katarak. Dimana katarak akan dihancurkan menjadi fragmen kecil dan dihisap melalui sebuah probe sebesar pensil, kemudian dilakukan pemasangan lensa tanam sesuai dengan ukuran refraksi pasien.

Menariknya, waktu perawatan operasi ini termasuk one day care, karena dokter tidak perlu membuat sayatan lebar sehingga operasi katarak ini cepat dan aman. Setelah operasi, rawat inap lanjutan tidak diperlukan, sehingga pasien bisa langsung pulang.

“Kalau dulu pasien rawat inap beberapa hari, tapi sekarang istilahnya one day care, datang kemudian diperiksa dengan beberapa tahapan, dioperasi, observasi kemudian langsung pulang,” kata Adrian, Minggu (1/5/2022).

Dijelaskannya, selain pasien dapat langsung pulang setelah operasi, Phacoemulsifikasi memiliki banyak kelebihan. Seperti sayatan sangat kecil, proses cepat, tanpa jahitan, perawatan dan pemulihan lebih cepat, dan dapat dilakukan di semua tingkatan katarak.

“Paling proses utamanya hanya 20 menit. Yang jelas kalau operasi dengan metode ini dijamin mengurangi rasa nyeri dan ketidaknyamanan setelah operasi,” jelas Adrian.

Selain itu operasi Phacoemulsifikasi memiliki tingkat kesuksesan yang tinggi. Teknik operasi ini juga dapat mengatasi penglihatan yang buram akibat cedera atau trauma pada mata.

Lebih lanjut Adrian mengungkapkan bahwa layanan operasi katarak di RS Elim Rantepao dengan alat canggih ini sudah dapat diakses mulai Minggu 1 Mei 2022 hari ini.

“Silahkan tidak usah jauh-jauh lagi ke Makassar, Palopo, Masamba Luwu Utara, untuk bisa dilaksanakan operasi katarak. Kita bersama untuk mendekatkan akses layanan kepada masyarakat,” ucapnya.

Melihat angka penderita gangguan penglihatan di Toraja cukup tinggi, RS Elim berharap pelayanan operasi ini sebagai upaya rumah sakit dalam membantu pemerintah menurunkan angka kebutaan akibat katarak di Tana Toraja dan Toraja Utara.

Disebutkan Adrian, bagi masyarakat yang ingin menggunakan jaminan pemerintah untuk layanan operasi katarak, kini RS Elim menerima peserta jaminan BPJS Kesehatan, sebab sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Makale. Dalam hal ini, penerimaan pasien sesuai dengan sistem rujukan berjenjang berdasarkan ketentuan dari BPJS Kesehatan.

“Untuk itu kami berharap bagi masyarakat Toraja, bahkan dari luar Toraja yang memiliki kelainan/gangguan pada mata, bisa datang untuk mendapatkan layanan ini di poli mata RS Elim Rantepao, sebab kini sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” ujar Adrian.(yustus)

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi