Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (5 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (6 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (6 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (6 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (7 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (21 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu)
INFODESA 04 April 2018, 06:45 WIB 1,629 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Mangkraknya Jalan Onderlah Yang diDanai ADD2017

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Mangkraknya Jalan Onderlah Yang diDanai ADD2017
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Lampung Selatan Infodesanews.com – Pembanguna infrastruktur Jalan Onderlah yang menggunakan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2017 di Desa Seloretno Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan, mangkrak,


Camat Sidomulyo Affendi. SE, mengungkapkan terbengkalainya pekerjaan tersebut saat Desa Seloretno di pimpin oleh Kepala Desa almarhum Masdari yang sudah meninggal pada tahun 2017 yang lalu,

“Sebetulnya pekerjaan tersebut sudah tahap penyusunan batu dan selesai, namun belum sampai tahap penggilasan dan pengamparan pasir, artinya Pekerjaan tersebut belum 100% selesai.”Kata mantan Camat Candipuro ini saat melakukan monitoring, Selasa (3/4)

Affendi menambahkan Pekerjaan infrastruktur Jalan onderlah sepanjang 226 meter dan lebar 2,5 meter di Desa Seloretno Kecamatan Sidomulyo, itu adalah tanggung jawab bendahara Desa, karena dalam hal ini bendahara lah yang mempunyai wewenang dalam pengelolaan, pengunaan dan pembelanjaan segala kebutuhan matrial bangunan, dan dia juga banyak tau permasalahan yang terjadi.

“Disamping itu dia juga telah menyanggupi untuk meneruskan pekerjaan tersebut, namun sampai saat ini tidak ada penyelesaian hingga kami lakukan monotoring kembali,”imbuhnya.

Sementara itu Pjs kepala Desa Seloretno, Gunawan mengatakan,bahwa saya belum mengetahui sepenuhnya permasalahan yang terjadi dan mangkraknya pekerjaan yang bukan tanggung jawab saya,

“Karna pekerja itu sudah di Anggarkan pada tahun 2017, sedangkan saya baru beberapa bulan yang lalu saya di lantik,

“Bagaimana mungkin saya akan anggarkan lagi untuk pekerjaan di satu lokasi yang sama,
sedangkan masih banyak lokasi yang harus di perbaiki.”tutur Gunawan. (SG/slmt)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi