Kamis, 24 September 2026
LIFESTYLE 15 Mei 2019, 16:30 WIB 465 kali dibaca Bukti Tayang (PDF)

Menengok Lorong Blothong di Dusun Jengkonang Desa Kalibagor

Jurnalis / Kontributor: Redaksi
Jumlah Tayang: 465 tayang
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Menengok Lorong Blothong di Dusun Jengkonang Desa Kalibagor
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BANYUMAS, INFODESANEWS.COM – Ada objek wisata baru di Kalibagor Banyumas yaitu “Lorong Blothong” yang terletak di Dusun Jengkonang, Desa dan Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas. Lorong bekas pembuangan limbah pabrik gula itu, saat ini ramai dikunjungi masyarakat untuk menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit. Obyek wisata alternatif yang dikelola warga setempat ini baru dibuka Senin kemarin (6/5/2019) lalu. Lorong ini merupakan terowongan bekas pembuangan limbah pabrik gula yang terdapat aliran air setinggi mata kaki dengan panjang 80 meter, tinggi 1,5 meter dan lebar 2 meter.

Pengunjung yang akan memasuki terowongan hanya membayar retribusi Rp 3.000. Setelah menyusuri terowongan, wisatawan disuguhi berbagai macam makanan tradisional khas Banyumas yang dijajakan di kompleks wisata sebagai menu buka puasa.

Pengunjung Menengok Lorong Blothong di Dusun Jengkonang Desa KalibagorSumadi Ketua Paguyuban Wisata Jengkonang mengatakan terowongan pembuangan limbah pabrik gula itu dibangun pemerintah Belanda tahun 1839. Lorong sepanjang 80 meter itu, berada di area belakang pabrik gula tersebut digunakan sebagai saluran pembuangan limbah pabrik atau biasa disebut blothong.Setelah pada tahun 1990 pabrik gula tebu berhenti maka trowongan hanya digunakan untuk saluran air.

“Pada saat itu, terowongan menjadi saksi kejayaan Pabrik Gula Kalibagor,” katanya.

Karena sudah tidak dipakai oleh pabrik gula, warga berinisiatif untuk memanfaatkan tempat yang masuk cagar budaya ini sebagai tempat wisata untuk menghasilkan nilai uang. Sejak dibuka awal puasa ini banyak warga yang datang masuk ke lorong untuk ngabuburit. Pembukaan tempat wisata itu dilakukan warga secara bergotong royong.

“Sebelumnya terowongan yang berada di atas lahan dan permukiman warga tersebut tertutup pepohonan, bahkan sebagian di antaranya tertimbun sampah,” ungkapnya.

Bambang Kuswanto, penggagas wisata lorong blothong menambahkan, pembersihan terowongan yang telah tertutup tanah dan sampah membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Didalam terowongan sepanjang 80 meter lebar 2 meter dan tinggi 1,5 meter,banyak sampah, dan hewan linsang, serta kumuh.

Kemudian setelah dibersihkan, dicat, dikasih lampu penerangan dan lampu hias warna-warni untuk menarik pengunjung.

“Dampaknya banyak pengunjung yang yang tertarik untuk melihat wisata lorong blothong, bahkan Pak Camat dan Forkopimca dan Pak Bupati sudah berkunjung kesini,” kata Bambang.

Iklan Penulis & Sponsor Pemerintah Kabupaten Blora - Dinas PMD Dirgahayu RI Ke-81

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #LIFESTYLE #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi