Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (15 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
PERISTIWA 07 Juli 2026, 19:39 WIB 1,006 PDF

Nguri-uri Sejarah, Pemkot Solo Gelar Kirab Budaya dan Jamasan Keramat

Kabiro Surakarta
Oleh: Kabiro Surakarta • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Nguri-uri Sejarah, Pemkot Solo Gelar Kirab Budaya dan Jamasan Keramat
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Surakarta

SOLO – INFODESANEWS. COM | Sebagai bentuk pelestarian sejarah dan budaya, Pemerintah Kota Surakarta menggelar Kirab Budaya dan jamasan gamelan serta patung keramat di Gedung Wayang Orang Sriwedari, Selasa sore (7/7/2026).

Kegiatan dimulai dari pukul 14.30. Kirab budaya melibatkan OPD terkait dan berbagai komunitas budaya, yang digelar dari Plaza Sriwedari hingga Gedung Wayang Orang. Acara dilanjutkan dengan wilujengan, lalu dilanjutkan dengan jamazan gangsa (gamelan) hingga patung keramat seperti Nyai Denok dan Kyai Bagus yang ada di samping panggung dan depan pintu masung gedung wayang orang.

“Ini agenda tahunan yang diselenggarakan dinas kebudayaan dan pariwisata, sekaligus bentuk penghargaan dan doa akan kegiatan yang sudah ada sejak era PB X. Jamasan ini salah satu bagian dari mendoakan agar aktivitas yang ada di sini bisa terus lestari,” kata Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani.

Menariknya usai seluruh rangkaian kegiatan dilakukan sebuah gunungan yang berisi hasil bumi dibagikan untuk masyarakat dan para pengunjung yang hadir sore itu. Masyarakat pun antusias berebut hasil bumi berupa sayur mayur yang sebelumnya didoakan itu.

“Semoga kegiatan ini tetap lestari dan bisa diselenggarakan setiap tahun. Kami ikut mangayubagyo dan senang bisa terlibat dalam kegiatan ini. Saya harap kegiatan ini bisa lebih besar dan semakin meriah agar dampaknya semakin bisa dirasakan masyarakat di sekitar Taman Sriwedari,” ucap BRM Kusumo Putro, Penasihat Forum Komunitas Sriwedari, sekaligus Ketua Forum Budaya Mataram dan Dewan Pemerhati Seni Budaya Indonesia itu. (Riyanto/redslo)

Oleh: Kabiro Surakarta

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Surakarta
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Solo Raya & Surakarta

Kabiro Surakarta

Pewarta isu sosial kemasyarakatan, budaya keraton, dan pemerintahan Solo Raya.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi