Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (19 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 04 Februari 2026, 13:11 WIB 2,611 PDF

Pasar Jadi Saksi, Bupati Egi Ingatkan Pejabat soal Amanah dan Integritas

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pasar Jadi Saksi, Bupati Egi Ingatkan Pejabat soal Amanah dan Integritas
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali mengirim pesan tegas soal makna pengabdian birokrasi. Pelantikan pejabat struktural kali ini digelar jauh dari kesan seremonial dan kemewahan.

Bukan di ruang rapat berpendingin udara, melainkan di Terminal Pasar Inpres Kalianda—ruang publik yang menjadi denyut nadi ekonomi rakyat. Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pasar dan disaksikan langsung para pedagang, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama melantik dan mengambil sumpah 22 pejabat administrator serta 7 pejabat pengawas, Rabu (4/2/2026).

Suasana pasar yang biasanya steril dari kegiatan pemerintahan pagi itu berubah. Puluhan pejabat struktural berdiri sejajar dengan pedagang dan warga, menjadi saksi bahwa jabatan bukan sekadar status, melainkan amanah yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.

Selain pelantikan, sebanyak tujuh pejabat juga menerima tugas tambahan sebagai Pelaksana Tugas (Plt), terdiri dari empat kepala dinas, dua kepala bidang, dan satu kepala subbidang di sejumlah perangkat daerah.

Bupati Egi menegaskan, pemilihan Pasar Inpres Kalianda sebagai lokasi pelantikan bukan tanpa makna. Ia ingin para pejabat memahami bahwa realitas pengabdian kerap jauh dari kondisi yang nyaman.

“Saya lantik bapak ibu semua di tengah-tengah masyarakat, disaksikan langsung para pedagang yang ada di Pasar Inpres. Ini adalah realita yang terjadi hari ini,” tegas Bupati Egi.

Menurutnya, integritas aparatur tidak ditentukan oleh pencitraan atau atribut jabatan, melainkan oleh kejujuran dan hasil kerja yang benar-benar dirasakan masyarakat. Pasar dipilih agar para pejabat mampu merasakan langsung denyut kehidupan warga, termasuk persoalan riil yang mereka hadapi setiap hari.

Sebagai kepala daerah yang dipilih oleh rakyat, Bupati Egi menekankan pentingnya empati dalam setiap kebijakan dan pelayanan.

“Jangan yang sudah naik jabatan merasa menjadi pejabat lalu lupa daratan. Kita harus bekerja dengan hati, bekerja melihat realita. Hari ini pasar kita banyak yang mengeluhkan sepi. Banyak sepi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa penempatan pejabat telah melalui proses panjang dan selektif. Karena itu, seluruh pejabat yang dilantik diminta menghidupkan semangat Lamsel Betik (Bebas Transaksi Ilegal dan Korupsi) sebagai karakter utama birokrasi Lampung Selatan.

“Hati-hati penggunaan anggaran. Jangan sampai tidak tepat sasaran atau ada main-main. Walaupun saya orangnya tidak teliti, yang mengawasi kita banyak. Saya sudah ingatkan dari sekarang,” tegasnya.

Bupati Egi menutup dengan penekanan bahwa integritas, kejujuran, dan kebersihan dalam menjalankan amanah adalah fondasi birokrasi yang dipercaya rakyat. Pelantikan di ruang publik ini menjadi simbol kuat bahwa jabatan tidak pernah bekerja dalam keheningan, melainkan selalu hadir di tengah suara, tuntutan, dan konsekuensi pelayanan publik. (red/sumber Diskominfo Lamsel)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi