Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (9 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (15 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (23 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 09 Februari 2018, 09:00 WIB 1,126 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Pati Larang Keras Impor Beras, Petani Harus Ekspor

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pati Larang Keras Impor Beras, Petani Harus Ekspor
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Pati, Infodesanews.com – bertempat di Hamparan Sawah Ds. Wotan Kec. Sukolilo Kab. Pati Telah berlangsung Panen Raya dengan tema” Tanam, Panen Padi dan Temu Wicara Bersama Menteri Pertanian” di hadiri lk 3000 orang. Rabu (07/02/2018)

Dalam kegiatan panen bersama tersebut di ikuti, Menteri Pertanian RI (Dr.Ir. H. Andi Amran Sulaiman). Aster Kasad (Mayjen TNI Supartodi).Kasdam IV / Diponegoro (Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari).Aster Kasdam IV/Dip (Kol Inf Amrin Ibrahim).Sarkawi Rauf ketua KPPU (Komisi pengawasan persaingan usaha pusat). Dirjen tanaman pangan Kementerian Pertanian (Dr. Ir. Sumardjo Gatot Irianto, MS. DAA).Anggota DPD RI (Hj. Denty Eka Widi Pratiwi, S.E., M.H).  Dirjen PDN Kemendag RI (Tjahya Widayanti). Staf Kementan RI (Ir Suhud) Kabid Humas Polda Jateng ( Kombes. Djarod Padakopa) , Bulog Jateng ,Forkopinda Kabupaten Pati . Pimpinan DPRD Kab Pati.SKPD Kab. Pati  . Kepala Bulog Kab Pati .Kepala Desa seKec.Sukolilo),Para Petani disekitar wilayah Kec Sukolilo.

Dalam kegiatan panen raya tersebut Bupati Pati (H. Haryanto SH. MM.Msi) menyampaikan” panen raya di desa Wotan kec.Sukolilo Pati yang merupakan lumbung padi dimana akhir Januari sudah mulai panen padi. Pati memiliki luas lahan  1700 ha yang akan siap untuk di panen dan pati di kategorikan wilayah surplus serta tiap tahun bisa 2 kali panen.

Tahun 2017 Bupati Pati mendapat penghargaan sebagai kabupaten dengan ketahanan pangan no 3 Nasional dan mendapat bantuan alat sebanyak 515 unit pertanian yang telah di bagikan ke petani. Di harapkan hasil produksi petani dapat di beli Bulog dengan harga yang baik sehingga petani menjadi sejahtera. Saat ini untuk mengatasi banjir dan musim kemarau agar pemerintah pusat memberikan perhatian Kedung kembang kempis dan waduk randu Gunting yang mengairi 3 kecamatan di Pati sehingga semakin memaksimalkan hasil pertanian.

Saya mengharapkan kita tidak usah impor beras tetapi silahkan hasil pertanian padi di Pati saja yang di beli agar harganya bisa meningkat dan mensejahterakan petani. Terimakasih kepada bapak Menteri yang telah membantu alat pertanian dan semuanya telah di serahkan kepada petani .

Anggota DPD RI (Hj. Denty Eka Widi Pratiwi, S.E., M.H) juga menyampaikan “dan dengan segala upaya petani Pati mewujudkan swasembada pangan di Pati khususnya dan secara umum di Indonesia.Komitmen petani Pati menumbuhkan simpatik kami sebagai legislatif dan perjuangan masyarakat untuk di buatkan embung atau waduk semoga bisa direalisasi. DPD tidak setuju untuk kita melakukan Impor karena hasil pertanian kita telah mencukupi untuk kebutuhan pangan masyarakat Indonesia sehingga Indonesia bisa berdaulat pangan.

Aster Kasad (Mayjen TNI Supartodi). menyampaikan”pada Saat ini posisi panen raya, petani jangan takut karena hasil panen nantinya akan di beli langsung Cash di lapangan dan terkait harga akan di komunikasikan dengan harga paling tidak sesuai harga HGB. Pembelian hasil panen petani akan di koordinasikan dengan Bulog setempat. Jangan kuatir petani rugi, petani harus untung dan saya mengapresiasi Dandim Pati karena di wilayah Pati pertama kali padi di beli secara Cash/ langsung di lapangan.

Menteri Pertanian RI (Dr.Ir. H. Andi Amran Sulaiman).  menyampaikan”Presiden memberi bantuan alat pertanian naik 2000 persen, perbaikan irigasi serta bantuan benih gratis dan asuransi pertama dalam sejarah RI hal ini sebagai bentuk kecintaan Presiden kepada Petani.Saya akan kirim bantuan 40 unit alat pertanian ke Pati , ini merupakan bantuan yang terbanyak yang di terima wilayah kabupaten.Pangan merupakan kekuatan kedaulatan negara dan sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan negara sehingga mari kita pertahankan swasembada pangan.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi