Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (3 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (3 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (3 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (3 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (18 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu)
INFODESA 28 Maret 2018, 23:26 WIB 2,309 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Pemda Blora Targetkan 2018 Raih predikat ODF

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pemda Blora Targetkan 2018 Raih predikat ODF
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Blora, Infodesanews.com – Bupati Djoko Nugroho didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. Henny Indriyanti M.Kes, Selasa (27/3/2018) membuka acara Workshop Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) sebagai upaya percepatan Program Bebas Buang Air Besar Sembarangan atau Open Defecation Free (ODF) di Kabupaten Blora.

Bertempat di Aula Pertemuan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), workshop diikuti oleh para Camat, Kepala Puskesmas dan para praktisi kesehatan se Kabapaten Blora. Bupati sendiri dalam sambutannya menekankan agar tahun 2018 ini Blora bisa meraih predikat ODF karena itu merupakan salah satu indikator penting pola hidup masyarakat yang sehat.

“Saya yakin tahun ini Blora bisa ODF. Semua harus bisa bergerak bersama. Pak Camat nanti tolong sampaikan ke Kepala Desa agar menganggarkan dana desanya untuk program jambanisasi. Pemerintah memberikan dana besar ke Desa salah satunya ya untuk program seperti ini. Kita royok bersama agar bisa segera tuntas,” tegas Bupati.

Berdasarkan data yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan dr. Henny Indriyanti M.Kes, saat ini Kabupaten Blora baru mencapai 94 persen yang sudah ODF. Sehingga kekurangan 6 persen itu menurutnya akan bisa cepat diatasi jika memang semua bisa bergerak bersama.

“Masih ada 6 persen yang belum memiliki jamban, jumlahnya sekitar 17.542 KK yang tersebar di 15 Kecamatan. Ada satu Kecamatan yang sudah 100 persen mendeklarasikan sebagai wilayah ODF karena sudah bebas buang air besar sembarangan, yakni Cepu. Kota Blora baru 99,8 persen, dan yang terendah Randublatung dengan 82,8 persen,” ungkap dr. Henny Indriyanti M.Kes.

Ia berharap seluruh Camat, Puskesmas dan Kepala Desa bisa aktif melaksanakan program percepatan ODF di Kabupaten Blora. Pasalnya Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah juga menargetkan agar Blora tahun 2018 ini bisa meraih predikat ODF.(Tim/adm)

 

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi