BLORA, INFODESANEWS – Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, melalui UPT PB GTK mempersiapkan guru-guru untuk menguasai pendekatan Pembelajaran Mendalam (deep learning) guna meningkatkan kualitas pendidikan di era digital.
Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK), Kariyono mengatakan, pembelajaran mendalam menekankan pemahaman konsep secara komprehensif, penguasaan kompetensi guru, serta keaktifan siswa dalam proses dua arah.
“Guru tidak hanya menjelaskan, tetapi juga mendorong siswa untuk bertanya dan berpikir kritis. Ini menciptakan ikatan pembelajaran yang lebih efektif,” ungkapnya kepada awak media di ruang kerjanya, Jum’at (4/7/2025).
Kariyono menambahkan, tujuannya adalah mewujudkan pembelajaran yang berkualitas, relevan dengan kebutuhan digital, termasuk pengenalan coding dan kecerdasan buatan (AI) nantinya.
Saat ini, tim sedang melakukan pemetaan guru yang akan mengikuti Bimtek. Meski jumlah peserta belum final, diperkirakan sekitar 300 guru akan terlibat.
“Kami sudah menyiapkan fasilitator dan materi pelatihan,” tambahnya.
Lanjutnya, tantangan utama adalah pembiayaan, karena Bimtek ini dibebankan ke daerah atau instansi pengutus. Dana BOS Kinerja bisa dimanfaatkan, tapi keterbatasan anggaran mungkin membatasi kuota peserta.
Dalam menghadapi Indonesia Emas 2045 dan pesatnya perkembangan AI, siswa perlu dibekali Literasi Digital yang kuat.
“Mereka harus mampu menganalisis informasi, tidak langsung percaya pada AI tanpa kajian lebih dulu,” tegasnya.
Lebih lanjut, pembelajaran mendalam akan diterapkan di semua jenjang SD, SMP, SMA, dengan penyesuaian materi sesuai tingkat pemahaman siswa.
“Langkah ini diharapkan memperkuat fondasi pendidikan Indonesia menyambut transformasi digital yang semakin dinamis,” tegasnya.*Red