Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (19 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 07 Oktober 2017, 23:46 WIB 844 PDF

Pencangan Bulan Eliminasi Kaki Gajah (BELKAGA) tahun 2017

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pencangan Bulan Eliminasi Kaki Gajah (BELKAGA) tahun 2017
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

DEMAK, Infodesanews,com – Gaung Suara sirine di Sabtu pagi (07/10/2017) yang dibunyikan oleh, bersama-sama dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan Bupati Demak M Natsir, sebagai tandai dimulainya pelaksanaan Bulan Eliminasi Kaki Gajah (BELKAGA) tahun 2017. Merupakan langkah akselerasi untuk mewujudkan Keluarga Indonesia Bebas Kaki Gajah pada tahun 2020.

Pencanangan BELKAGA tahun 2017 dipusatkan di Desa Jatisono, Kecamatan Gajah Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Pemilihan Kabupaten Demak didasarkan pada pertimbangan bahwa Kabupaten Demak termasuk salah satu daerah endemis Filariasis. Tahun 2017, sebanyak 150 Kabupaten/Kota secara serentak akan melaksanakan kegiatan POPM yang dimulai sejak hari ini sepanjang Bulan Oktober.

Kemenkes mencatat, sebanyak 236 Kabupaten/Kota merupakan daerah endemis Filariasis. Tahun ini, sebanyak 86 Kabupaten/Kota telah selesai melaksanakan POPM selama 5 tahun berturut-turut.

Sementara itu, 150 Kabupaten/Kota yang melaksanakan POPM tahun ini, terdapat 4 Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang baru memulai kegiatan POPM, yaitu Kabupaten Semarang, Kabupaten Brebes, Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Grobogan. Karena kempatnya berada di Jawa Tengah, maka pencanangan BELKAGA tahun ini pun akan dilaksanakan di Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Menkes menekankan bahwa dibutuhkan kerja bersama untuk mencapai tujuan bersama yang dicita-citakan. Indonesia telah memulai tahap akselerasi untuk mempercepat pencapaian pengendalian Filariasis di Indonesia, salah satu upayanya melalui POPM untuk memutus mata rantai penularan Filariasis.

“ Pemerintah Indonesia bertekad mewujudkan indonesia Bebas dari penyakit Kaki Gajah atau Filariasis pada tahun 2020. Upaya pengendalian Kaki Gajah di Indonesia dimulai sejak 47 tahun yang lalu, tepatnya tahun 1970. Sejak tahun 2002, Dan saat ini Pemerintah memasuki tahap akselerasi untuk mempercepat pencapaian pengendalian Filariasis di Indonesia, salah satu upayanya melalui POPM untuk memutus mata rantai penularan Filariasis,” ungkapnya.

“Melalui integrasi dan kolaborasi program lintas sektor dalam satu semangat yakni Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga, diharapkan percepatan pencapaian tujuan dapat diwujudkan. PIS-PK hadir dengan semangat untuk meningkatkan akses keluarga terhadap pelayanan kesehatan yang komprehensif dan bermutu,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Menkes juga secara simbolis memberikan pemberian makanan tambahan (PMT) kepada Bupati Demak untuk diteruskan kepada para ibu hamil dan Balita di wilayah Kabupaten Demak.

Strategi yang diambil selain pada pengendalian vektor penyakit dan lingkungan, tapi  peran aktif masyarakat dalam pembangunan kesehatan mempercepat terwujudnya cita-cita bersama, yakni keluarga Indonesia yang sehat, bebas dari penyakit Kaki Gajah.(AR/Pend/0716 Demak)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi