BLORA, INFODESANEWS – Seluruh jajaran pengurus dan anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota menggelar serangkaian mujahadah (zikir dan doa bersama) selama tujuh hari berturut-turut. Kegiatan spiritual ini merupakan implementasi dari instruksi harian yang disampaikan kepada para pimpinan DPW PKB di enam provinsi.
Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Blora, Gus Hakim menegaskan, mujahadah yang dipusatkan di masing-masing daerah tersebut mengusung amalan utama membaca Qasidah Burdah sebanyak 4.444 kali untuk tiga bait pertama. Tradisi ibadah ini merujuk pada amalan yang diwariskan oleh Nyai Nur Chodijah Hasbullah, atas perintah pendiri NU KH. Wahab Hasbullah, yang dilakukan pada saat-saat genting bangsa Indonesia di masa lalu.
“Ketentuan teknis pelaksanaannya telah diarahkan secara detail. Setiap Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) membentuk satu majelis,” terang Gus Hakim, Selasa (2/9/2025).
Lanjutnya, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) diwajibkan membentuk minimal dua majelis (putera dan puteri). Seluruh anggota FPKB di semua tingkat legislatif juga diinstruksikan untuk membentuk minimal satu majelis, Gus hakim memerintahkan seluruh kader yg mempunyai pondok pesantren dan jamaah untuk mengadakan doa mujahadah dan sholawat burdah terutama seluruh anggota Fraksi PKB Blora.
“Adapun niat dari mujahadah ini adalah, memohon keselamatan Indonesia dari segala perpecahan dan bencana. Mendoakan kesehatan, kekuatan, dan kesuksesan Presiden Prabowo Subianto dalam memimpin dan mendoakan kesehatan dan kekuatan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum PKB, Gus Muhaimin Iskandar menyampaikan, dalam mengawal bangsa serta mendoakan keselamatan dan kesehatan bagi seluruh keluarga besar PKB.
Sebelum memulai pembacaan Qasidah Burdah, seluruh peserta akan mengawali dengan pembacaan Surat Al-Fatihah yang dihadiahkan kepada Kanjeng Nabi Muhammad SAW, para muassis NU, khususnya KH. Wahab Hasbullah dan Nyai Chodijah Hasbullah, serta seluruh ulama dan orang tua.
“Kegiatan yang telah berjalan sejak ini juga mengajak seluruh pesantren yang selama ini membersamai perjuangan PKB dan Presiden Prabowo Subianto untuk turut serta dalam gelaran mujahadah nasional ini,” ungkapnya
Diharapkan, dengan ikhtiar spiritual ini, dapat tercipta ketenangan batin dan kekuatan kolektif bagi seluruh rakyat Indonesia, serta memberikan keberkahan dan kemudahan bagi para pemimpin bangsa dalam menjalankan tugasnya.**Red