Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (7 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (14 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (22 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (23 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 30 Januari 2018, 20:56 WIB 2,317 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Penyaluran Rastra Demak Harus Tepat Sasaran Dan Layak Di Komsumsi

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Penyaluran Rastra Demak Harus Tepat Sasaran Dan Layak Di Komsumsi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Demak, Infodesanews.com – Pemerintah berencana menggratiskan penyaluran beras sejahtera (rastra) mulai 2018 mendatang. Bila saat ini masyarakat miskin masih harus menebus beras bersubsidi melalui rastra dengan harag Rp 1.600 per kg, mulai tahun depan rastra bisa diambil cuma-cuma.

Untuk itu Bupati Demak HM Natsir yang di dampingi Komandan Kodim 0716/Demak Letkol Inf Abi Kusnianto dan Wabup Demak  Joko Sutanto melauching penyaluran bantuan sosial beras sejahtera (bansos rastra) sebanyak 955 ton untuk 95.594 kekeluarga miskin di Kabupaten Demak. Peluncuran penyaluran bansos berlansung di halaman gudang bulog Katonsari Demak, Sabtu ( 27/1 ).

“Saya berharap tidak ada lagi cerita rastra yang diterima masyarakat berkualitas buruk, berbau, berwarna kuning, pecah pecah, dan lain sebagainya. Beras yang diterima masyarakat harus layak konsumsi. Sehingga bisa adem dan kepenak“. Ujar Bupati saat melepas beras rastra di halaman Bulog Demak kemarin.

Bupati juga menjelaskan, pemberian bansos pangan baik berupa BPNT maupun bansos rastra berbeda dengan subsidi rastra. Jika sebelumnya penerima subsidi diharuskan membayar Rp. 1.600 untuk satu kilogram beras, penerima Bansos pangan tidak boleh dipungut biaya sepeserpun.

“Saya minta seluruh pengawas harus memperhatikan hal ini. Jangan sampai ada penyimpangan yang merugikan masyarakat”, tutur Bupati.

HM Natsir menambahkan, selain menerima bansos ranstra, 95.594 keluarga miskin di Demak juga akan menerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Kartu selayaknya kartu ATM tersebut akan diisi uang sebesar Rp. 110 ribu. Selanjutnya uang tersebut dibelanjakan barang sembako berupa beras dan telur di toko sembako yang sudah ditunjuk.

“Isi ATM tersebut tidak boleh diuangkan. Harus dibelanjakan dalam bentuk sembako. Kalau dalam satu bulan tidak habis maka akan ada akumulasi sisa yang bisa diambil bulan berikutnya. Dengan demikian masyarakat berhak menentukan kualitas pangan yang dikonsumsinya” ujar Bupati .

Sementara itu Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Demak Ir.Nanang TDN,MM mengemukakan, bahwa bansos Rastra bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan akses masyarakat miskin dan rentan miskin melalui pemenuhan kebutuhan pangan pokok yang menjadi hak dasarnya.

“BPNT memiliki tujuan yang lebih luas yaitu untuk memberikan nutrisi yang seimbang ,memberikan pilihan dan kendali kepada rakyat miskin dan renta miskin mendorong usaha rakyat, memberikan akses jasa keuangan pada rakyat miskin dan renta miskin,” pungkasnya.

Disela sela Lounching, Dandim 0716 Letkol Inf Abi Kusnianto menyampaikan, kami akan melakukan pengawalan penyaluran bansos melalui Babinsa, Selain pengawalan memberikan himbauan pada masyarakat, agar tidak terjadi gejolak dan penyerahan tepat sasaran,”ungkap Abi.

Selanjutnya Bupati beserta Dandim melepas 8 truk berisi bantuan rastra meninggalkan gudang bulog menuju ke daerah sasaran masing masing.(Pendim Demak)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi