Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (14 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 04 September 2017, 19:06 WIB 1,975 PDF

Penyebab Kebakaran Rumah Di Desa Jomblang Terus diDalami Tim Laboratorium Forensik

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Penyebab Kebakaran Rumah Di Desa Jomblang Terus diDalami Tim Laboratorium Forensik
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, Infodesanews.com – Sebanyak 5 (lima) rumah yang berada di Desa Jomblang, kecamatan Jepon, Kabupaten Blara ludes hangus terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Sumber api sementara diduga dari konsleting arus listrik.

Kebakaran yang melanda rumah tersebut terjadi pada Senin (04/09/17) dini hari, sekitar pukul 01.30 WIB. Menurut keterangan para saksi yakni Sabar (16), Yusuf (16) dan Riyan (16) semuanya berstatus pelajar. Mereka menjelaskan bahwa sepulangnya melihat ketoprak melihat adanya kepulan asap disamping rumah.

Karena merasa curiga saksi mencari asal mula sumber asap kemudian saksi berteriak-teriak setelah melihat bahwa rumah di ujung sebelah barat tepatnya di bagian belakang milik Sdr Warno (37) sudah terbakar. Selanjutnya pemilik rumah Sarni istri Sdr Suwaji langsung terbangun dan keluar rumah karena mendengar suara gaduh dari luar rumah.

Api langsung cepat berkobar hebat, betapa terkejut rumah disebelahnya milik Bambang Adi Susilo (29) dan Suwaji (42) hitungan beberapa menit kebakaran merambat.

 “Total sebanyak 5 (lima) rumah yang terbakar, milik dari 3 (tiga) KK korban tersebut,” ujar Kapolsek Jepon Polres Blora AKP Joko Priyono, S.H.

Berdasarkan pantauan, rumah semi permanen dengan hampir 70 bangunan dari kayu tersebut hangus terbakar. Kondisi rumah tampak hancur. Atap rumah roboh dan puing-puingnya berserakan di tanah.

“Kerugiannya yang dialami para korban diperkirakan mencapai tiga ratus juta,” ucapnya saat mengecek lokasi kebakaran.

Sat terjadi kebakaran masyarakat yang berada di sekitar lokasi, kata AKP Joko Priyono, tidak tinggal diam tetapi berusaha memadamkan api yang mulai membesar, namun api yang semakin membesar itu dengan cepat tidak dapat di padamkan sehingga merembet ke empat unit rumah yang berada di sebalah kiri dan kanan dari rumah Warno.

“Anggota Polsek Jepon yang berada di lokasi kebakaran langsung mengamankan TKP lokasi kebakaran dengan memasang garis polisi.,” katanya.

Kebakaran yang terjadi menimpa 5 (lima) rumah Di Desa Jomblang tersebut, beruntung tidak ada korban dalam peristiwa ini namun walau pun kerugian diperkiraakan mencapai ratusan juta rupiah.

AKP Joko Priyono menegaskan, beberapa dokumen penting yang ikut terbakar dalam insiden tersebut. “Dokumen penting yang terbakar seperti sertifikat dan ijasah, karena disimpan disimpan di almari korban,” ujarnya.

Dikatakan, pihaknya fokus pada penemuan lokasi asal permulaan kebakaran (LAPK). Peyugas Labfor akan mengumpulkan bukti keterangan dan material sebanyak-banyaknya, kemudian dipadukan dan dibuatkan kesimpulan penyelidikan.

“kita juga minta keterangan dari pihak PLN jika api tersebut terbukti berasal dari hubungan pendek arus listrik. nanti akan kita padukan dan akan kita lakukan gelar perkara,” pungkasnya.(AR/IKS)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi