BLORA, INFODESANEWS – Pemdes Ploso menyelenggarakan kegiatan penyuluhan (Rembuk Stunting) sebagai upaya penurunan angka stunting di Plosorejo Kecamatan Banjarejo. Berdasarkan data terbaru, kasus stunting di desa ini telah menurun dari 10 kasus (tahun 2024) menjadi 7 kasus pada tahun 2025.
Sekertaris Desa Plosorejo, Sukisnan mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk menekan angka stunting adalah melalui Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita stunting selama 90 hari.
“Dengan menu bervariasi dan bergizi seperti ikan serta bahan makanan komplit lainnya,” ucapnya.
Lanjutnya, Pemerintah juga fokus pada pendampingan ibu hamil melalui kegiatan Kelas Ibu Hamil. Dalam program ini, ibu hamil diberikan penyuluhan tentang pentingnya pola makan sehat dan perawatan kehamilan untuk mencegah stunting sejak dini.
“Tahun ini, kegiatan tersebut telah dilaksanakan satu kali dari total dua kali yang direncanakan,” terangnya.
Lebih lanjut, harapannya agar upaya ini dapat terus menurunkan angka stunting di Desa Plosorejo. Dengan adanya penyuluhan dan intervensi tepat.
“Kami berkomitmen untuk memperbaiki gizi anak dan ibu hamil,” ujarnya.
Pemerintah bertekad untuk terus memantau perkembangan program ini guna mencapai target penurunan stunting yang lebih signifikan di masa mendatang.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari dinas terkait, tenaga kesehatan, serta masyarakat.*Red