LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Kecamatan Sidomulyo menegaskan komitmen penguatan sektor perdagangan dan jasa yang terintegrasi dengan pertanian sebagai penggerak utama ekonomi wilayah. Hal itu disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 tingkat kecamatan yang digelar di Aula Desa Sidowaluyo, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan tersebut dibuka Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar, serta dihadiri anggota DPRD Lampung Selatan Dapil II, kepala perangkat daerah, Forkopimcam, tokoh masyarakat, dan para kepala desa se-Kecamatan Sidomulyo.
Camat Sidomulyo Fran Sinatra Adung menyampaikan sejumlah potensi unggulan wilayah, mulai dari pertanian dan perkebunan seperti sawit dan jagung, hingga ekonomi kreatif berbasis kerajinan tapis, gula merah, genteng, dan bata. Sepanjang 2025, program bedah rumah terealisasi sebanyak 31 unit dengan anggaran Rp620 juta, disertai 37 titik bantuan infrastruktur, termasuk rekonstruksi jalan Kota Dalam–Budidaya.
Dari sektor pariwisata, Desa Suak meraih Juara Favorit Lomba Desa Wisata Nusantara 2025 kategori Desa Maju/Mandiri. Sementara UMKM tumbuh melalui pengembangan desa wisata dan agroeduwisata di Sidorejo, Sidoarjo, dan Sidowaluyo.
Wakil Bupati M. Syaiful Anwar menegaskan pentingnya pembangunan berbasis kolaborasi dan inovasi ekonomi lokal. Ia juga menyebut IPM Lampung Selatan Tahun 2025 meningkat menjadi 73,10, naik dari 72,15 pada 2024.
“Jangan sampai masih ada anak putus sekolah. Jika ditemukan, segera laporkan untuk ditindaklanjuti bersama dinas terkait,” tegasnya.
Dalam Musrenbang tersebut, Pemkab Lampung Selatan turut menyerahkan bantuan traktor, kapal perikanan, pembagian SHU UMKM JOSS, serta penghargaan bagi pelaku UMKM berprestasi.
Melalui Musrenbang RKPD 2027, Kecamatan Sidomulyo berharap penguatan perdagangan, jasa, dan pertanian mampu mendorong percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (red)