LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Memperingati Hari Tari Sedunia yang jatuh setiap 29 April, pegiat seni tari yang juga Anggota DPRD Lampung Selatan, Dwi Riyanto, mengajak masyarakat untuk tidak melupakan akar budaya, khususnya seni tari sebagai bagian dari identitas bangsa.
Hal itu disampaikan Dwi Riyanto saat menunjukkan ekspresi gerakan tari dalam sebuah kesempatan, sebagai simbol bahwa seni tari tetap hidup dan harus terus dijaga di tengah perkembangan zaman.
Menurutnya, tari bukan sekadar hiburan, tetapi merupakan warisan budaya yang mengandung nilai sejarah, filosofi, dan jati diri bangsa Indonesia.
“Jangan sampai generasi muda kita kehilangan jati diri hanya karena kurang mengenal budayanya sendiri. Tari adalah bahasa budaya yang harus terus kita hidupkan,” ujarnya.
Ia menegaskan, peringatan Hari Tari Sedunia harus menjadi momentum untuk membangkitkan kembali kecintaan terhadap seni budaya, khususnya di kalangan generasi muda.
Selain itu, anggota DPRD Lampung Selatan dari Fraksi Gerindra itu mendorong pemerintah daerah agar lebih serius dalam memberikan dukungan kepada para pelaku seni, mulai dari pembinaan hingga penyediaan ruang kreatif bagi komunitas budaya.
“Kalau seni tari kita rawat, bukan hanya budaya yang terjaga, tapi juga bisa menjadi potensi besar dalam sektor pariwisata daerah,” tegas anggota Dewan yang berjuluk konco Yasinan itu pada infodesanews.com, Jum’at (1/5/2026)
Dwi Riyanto pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus melestarikan seni tari dalam kehidupan sehari-hari.
“Selamat Hari Tari Sedunia. Mari kita jaga, kita rawat, dan kita banggakan budaya kita sendiri,” tutupnya. (Red)