Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (19 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 15 Oktober 2019, 07:52 WIB 1,189 PDF

Petani Padi Masih Gunakan Pupuk Urea Berlebihan, Undang Hama Penyakit

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Petani Padi Masih Gunakan Pupuk Urea Berlebihan, Undang Hama Penyakit
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

LUWU UTARA (SULSEL), INFODESANEWS – Mantan Penyuluh Penghijauan(Das Saddang kala itu, red) Kabupaten Enrekang, mengamati selama ini sebagian besar petani di kabupaten Luwu Utara masih terpola/terfokus menggunakan pupuk urea secara berlebihan.

Padahal, pola pemupukan dengan urea berlebihan ini sangat merugikan petani.

“Kalau hanya menggunakan pupuk urea, maka daya tahan tanaman akan lemah sehingga mudah terserang penyakit,” kata mantan Penyuluh Penghijauan yang juga sekarang bergelut di dunia Jurnalis, Bunga, Senin(14/10).

Menurut Bunga, menyarankan dilakukan pupuk berimbang, tidak hanya dengan pupuk urea saja.

Berapa kebutuhan tanaman itu ada alat dari petugas penyuluh lapangan (PPL) untuk mendeteksi seberapa besar kebutuhan tanaman.

“Dengan bagan warna daun dan analisa tanah maka, akan diketahui dosis pemupukan agar sesuai dengan kebutuhan tanaman,” tuturnya.

Menurutnya, pemberian pupuk urea memang membuat tanaman hijau, padahal pemupukan urea berlebihan itu bisa mengundang hama penyakit.

Penggunaan pupuk yang benar itu harus sesuai dengan kebutuhan tanaman dan keadaan tanah itu sendiri sehingga takarannya tepat.(yustus)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi