Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (23 menit yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (2 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (16 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (23 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu)
INFODESA 16 Maret 2018, 19:19 WIB 1,694 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Plt Bupati Banyumas Tebar 310 ribu Benih Ikan di reservaat Tambaknegara

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Plt Bupati Banyumas Tebar 310 ribu Benih Ikan di reservaat Tambaknegara
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Banyumas, Infodesanews.com – Plt Bupati Banyumas dr Budhi Setiawan, melakukan penebaran benih Jumat (16/3) di Reservaat Sungai Serayu Desa Tambaknegara Kecamatan Rawalo. Kegiatan itu kerja sama dengan Departemen Kelautan dan Perikanan melalui  Unit Pelaksana Teknis (UPT) . Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi. Penebaran ikan dilakukan bersama UPT BBPBAT, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan, Muspika Rawalo, Kades Tambaknegara dan Gambarsari serta kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) perairan umum.

Bupati mengatakan perikanan perairan umum memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan dan mata pencaharian bagi masyarakat yang hidup di sekitarnya. oleh karenanya, pelestarian dan penjagaan ekosistem pada perairan umum perlu dilaksanakan secara integrasi antara pemerintah dan masyarakat

“Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyumas terus berupaya mendorong pengelolaan dan pemanfaatan perairan umum darat secara berkelanjutan dan berkesinambungan.  Kami sangat bersyukur tekad kami mendapat respons dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, dimana pada tahun 2017 yang lalu, Sungai Serayu menjadi salah satu dari 10 sungai besar di indonesia yang direvitalisasi, melalui pembangunan tempat pendaratan ikan dan pembuatan reservaat (daerah suaka ikan),” katanya.

Bupati menambahkan selain sangat strategis untuk pelestarian dan penjagaan ekosistem Sungai Serayu,  keberadaan reservaat (daerah suaka ikan) ini juga sangat signifikan untuk mendukung ketahanan pangan, sekaligus menjadi sumber mata pencaharian masyarakat di sekitar Sungai Serayu. Masyarakat khususnya para penangkap ikan di perairan umum, diminta untuk bertindak arif dan bijaksana dalam memanfaatkan perairan umum,  agar keberadaan perairan umum beserta ekosistemnya bisa memberikan manfaat secara optimal dan berkelanjutan

“Agar keberadaan reservaat benar-benar efektif, berdaya guna, berdaya guna, dan berkelanjutan, saya minta segenap warga masyarakat untuk ikut menjaga dan memelihara reservaat pada khususnya dan perairan umum pada umumnya, jangan sekali-kali menangkap ikan dengan menggunakan bahan kimia, bahan biologis, dan bahan peledak ,” pesan Bupati

Unit Pelaksana Teknis (UPT) . Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi Mei Indra mengatakan restoking ikan untuk sungai serayu sebanyak 250 ribu benih ikan.

 “Ikan yang ditebar merupakan jenis ikan nilam dengan ukuran 3-5 cm, jenis ini cocok untuk perairan di Sungai Serayu,” jelasnya.

 Sementara itu Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Banyumas Sugiyatno mengatakan jumlah total penebaran ikan yang dilakukan kali ini sebanyak 310 ribu, dengan perincian 250 ribu bantuan dari Departemen Kelautan dan Perikanan dan 60 ribu dari Pemerintah Kabupaten Banyumas.

 “Jenis ikan nilam sebanyak 290 ribu dan jenis ikan tawes 20 ribu,” jelasnya

Sugiyatno menambahkan untuk pengawasan pihaknya menggandeng kelompok masyarakat pengawas (pokmaswas) perairan umum serayu Desa Tambaknegara Kecamatan Rawalo, dan pokmaswas Yuyu Rumpung Desa Gambarsari Kecamatan Kebasen untuk melakukan pengawasan dan memberikan pengertian kepada warga masyarakat.

Sukar Pokwasmas Desa Tambaknegara menyatakan kesanggupannya, untuk mengawasi dan memberi pengertian kepada masyarakat, sampai ikan besar dan layak untuk dikonsumsi.

“Kami dan kawan-kawan yang mempunyai mata pencaharian mencari ikan, dan memancing tentu senang dengan penebaran ini, kami akan menjaga agar ikan bisa besar dan berkembang biak,” pungkasnya(Parsito/Aras)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi