Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (21 detik yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (5 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (6 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (6 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (7 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (7 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (22 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 06 Juni 2018, 11:39 WIB 1,111 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Polres Lampung Selatan Dirikan 16 Pos Pantau Arus Mudik Dan Arus Balik Lebaran 2018/ 1439 H

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Polres Lampung Selatan Dirikan 16 Pos Pantau Arus Mudik Dan Arus Balik Lebaran 2018/ 1439 H
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

Lampung Selatan Infodesanews.com — Polres Lampung Selatan. melalui Bupati Lampung Selatan Dr.H.Zainudin Hasan menggelar Apel pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2018 di Lapangan Korpri Pemerintah Daerah setempat. Rabu (6/6)

Gelar Apel pasukan ini guna mengetahui kesiapan seluruh Personil yang terlibat dalam oprasi maupun kesiapan sarana pendukung lainya sehingga kegiatan Ops Ketupat Krakatau dalam rangka pengamanan Arus mudik dan Arus Balik lebaran idul fitri 1439 H, dapat berjalan dengan optimal sesuai harapan yang di tetapkan.

Kapolres Lampung Selatan AKBP. M. Syarhan mengatakan Operasi Ketupat Krakatau 2018 yang berlangsung selama 18 hari sejak tanggal 7 hingga 24 Juni 2018 mendatang,

“Ini merupakan operasi kemanusiaan yang melibatkan banyak instansi lainnya. Seperti TNI, Dinas Perhubungan dan instansi lainnya.”ujar M. Syarhan mantan Kapolres Pesawaran ini.

Kami juga mendirikan Pos Pantau di titik-titik rawan kecelakaan dan rawan macet dan taun ini kita mendirikan sebanyak 16 pos dan dua pos tambahan di pos pantau Ekit Tol Hatta Bakauheni dan pos pantau di Ekit Tol Desa Sukamarga Kecamatan Sidomulyo,

“Operasi Ketupat dalam rangka menciptakan keamanan dan kenyamanan dari gangguan kamtibmas selama Arus mudik dan Arus balik lebaran 1439 H, “Terutama pada jalur mudik lebaran. Sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.”pungkasnya. (SG)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi