Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (14 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (20 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
PERISTIWA 08 Mei 2021, 00:01 WIB 1,365 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Polres Lebak Berhasil Tangkap Pelaku Penganiaya di SPBU

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Polres Lebak Berhasil Tangkap Pelaku Penganiaya di SPBU
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BANTEN, INFODESANEWS | Tersiar Aksi koboi pria misterius yang viral di media sosial, Selasa, 4 Mei 2021. Pria yang mengaku-ngaku anggota Polda Banten itu mengancam akan menembak salah seorang pengendara roda dua di salah satu SPBU Kabupaten Lebak, kini telah berhasil di amankan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kronologis peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di SPBU Rumbut, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Senin, 3 Mei 2021.

Dalam rekaman CCTV yang berhasil di amankan polisi, terlihat seorang sopir turun dari mobil berjenis Avanza bernopol B 2841 WAC, dan langsung melakukan tindak kekerasan dengan memukul seorang pengendara motor yang berinisial M, dengan tangan kanannya.

Selain memukul, sopir yang terlihat emosi itu, juga sempat teriak mengaku-ngaku sebagai anggota polisi dari Polda Banten itu, juga sempat mengancam untuk menembak M.

Kepada wartawan, M mengakui bahwa hal tersebut terjadi karena dipicu oleh hal yang sepele, yakni motor dirinya menghalangi lajur mobil sopir itu.

“Iya saya kaget tiba-tiba dihampiri dan langsung di caci maki sama sopir itu. Alasanya sepele, karena saya lagi dorong motor temen saya yang mogok dan sepertinya menghalangi lajur mobil sopir itu, ” kata M kepada wartawan.

Edy Sumardi mengatakan Setelah Diamankan dan dilakukan pemeriksaan oleh Kasat Reskrim Polres Lebak, Di Ketahui bahwa Pria Tersebut Bukan lah seorang oknum polisi, tapi orang sipil yang hanya mengaku-ngaku saja.

saat ini pria dengan nama Joni (42) telah di amankam di Polres Lebak. Joni adalah warga Curugbeurang, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang. Ternyata, Ia hanyalah seorang karyawan swasta biasa, yang hanya mengaku-ngaku Oknum Polisi.

“pelaku telah membohongi publik dan telah menciderai institusi Polri. Dia, Sudah diamankan. Dia hanya karyawan swasta bukan anggota polisi,”kata Edy Sumardi, saat berikan keterangan Jumat, 7 Mei 2021.

Kata Edy Sumardi, Joni diamankan oleh Tim Serigala pimpinan kasat reskrim Polres Lebak di kediamannya tanpa perlawanan.

“Jadi dia yang hanya ngaku-ngaku Polisi, karena terdesak saja, spontanitas. Tidak ada maksud apa-apa,” katanya.

Edy menerangkan saat ini status Joni telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 352 KUH Pidana dengan ancaman 3 bulan penjara.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengapresiasi kinerja Polres Lebak yang telah mengungkap kasus penganiyaan yang viral di media sosial ini dengan cepat.

“Saya mengapresiasi atas kinerja Kasat Reskrim dan personel Polres Lebak yang telah berhasil mengungkap kasus penganiyaan yang sempat viral di SPBU Lebak,” ujar Edy Sumardi.

Edy Sumardi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak main hakim sendiri dan bersikap arogan.

“Di Bulan yang penuh rahmat ini, hendaknya kita lebih bisa bersabar jika hadapi suatu masalah, lebih bisa kontrol diri. Tidak boleh main hakim sendiri kepada orang lain,” jelas Edy Sumardi.

“Jangan jadi koboy jalanan, hargai orang lain dan tidak ugal-ugalan di jalan. Dan yang terpenting jangan pernah lagi menjelekkan Institusi manapun. Jangan suka mengaku-ngaku jadi Polisi kalau tidak benar. Polisi di ajarkan untuk santun dan humanis kepada masyarakat, tidak boleh arogan karena polisi adalah pelayan masyarakat,” tutup Edy Sumardi. (Bidhumas)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi