Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (19 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
KHAZANAH 29 Juli 2023, 08:27 WIB 836 PDF

Ponpes Takmirul Islam Solo Gelar Doa Bersama Anak Yatim, Dhuafa dan Para Janda

admin
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ponpes Takmirul Islam Solo Gelar Doa Bersama Anak Yatim, Dhuafa dan Para Janda
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – INFODESANEWS.COM, Ribuan masyarakat menghadiri acara doa bersama yang mayoritas anak-anak yatim, kaum dhuafa, dan para janda. Kegiatan yang berlangsung Jumat malam, (28/7/2023) ini digelar oleh SAR Juba Rescue Jalan KH Samanhudi, Laweyan, Solo, Jawa Tengah.

Abah Ali (kiri-red) saat memimpin doa bersama

KH Muh. Ali Naharussurur (Abah Ali), penanggung jawab SAR Juba Rescue beserta ratusan anggotanya menggelar acara ini untuk memperingati 10 Muharram serta menyantuni anak-anak yatim, kaum dhuafa, dan para janda. Acara tersebut rutin diadakan setiap tahun di Basecamp Juba Rescue. Perayaan kali ini berbeda dari tempat lain. Sebab, dalam rangkaian acara berisi doa bersama, zikir, salawatan, dan menyantuni mereka anak-anak yatim, dhuafa, dan janda.

Para Santri berbaur dengan jamaah mengikuti doa bersama (foto: infodesanews)

Abah Ali dalam kesempatan itu mengajak setiap muslim untuk bersyukur agar selalu mendapat keberuntungan dan ditambah nikmatnya di dunia maupun akhirat, sebagaimana firman Allah swt “La in syakartum la azidannakum wala in kafartum inna adzabi lasyadid.” Sedangkan rasa syukur yang paling besar yaitu rasa syukur atas nikmat iman dan islam; Allah menambah satu lagi yaitu ihsan. Bagi orang yang mau mengamalkan ketiga itu dan terus bersyukur maka menjadi orang bertakwa.

Diantara orang-orang beriman yg pangkatnya paling tinggi di sisi Allah adalah para Rasul. Diantara para rasul yang terbaik yaitu Rasulullah saw, setelah para rasul sudah tiada, generasi terbaik selanjutnya adalah para sahabat, kemudian diteruskan oleh para tabi’in dan para ulama. Sebagai pewaris Rasulullah, ulama harus memiliki karakter rasulullah saw, salah satunya adalah pengamalan ilmu, karena semakin banyak ilmu yang dimiliki seseorang akan semakin mendekatkan dirinya kepada Allah dan semakin takut kepada Allah.

Laskar SAR Juba Rescue

Laskar dan Satgas GRIB Jaya

Pantauan Media ini, sebagian dari jamaah yang hadir adalah santriwan dan santriwati Ponpes Ta’mirul Islam Solo. Sementara yang memimpin doa bersama yakni Abah Ali, penanggung jawab SAR Juba Rescue sekaligus pengasuh Ponpes Ta’mirul Islam.

Tidak hanya itu, kegiatan tersebut selain dijaga para laskar juga turut andil tim satgas dari GRIB Jaya Solo binaan Herkules. “Kami sangat terpanggil menghadiri dan ikut mengamankan acara abah Ali," ujar Aris dari OKK DPC GRIB Solo.

Aris mengatakan acara dalam rangka memperingati 10 Muharam itu juga bagian dari tugas dan tanggung jawab GRIB Jaya Solo karena Ustadz Ali ( Abah Ali-red) merupakan bagian dari Penasehat dalam kepengurusan DPC GRIB Jaya Solo.

Sementara itu Ketua DPC GRIB Jaya Solo, S Maryadi mengatakan acara sosial yang digelar Abah Ali selaku penanggung jawab SAR Juba Rescue dengan menyantuni anak yatim, kaum duafa dan para janda sangat perlu dijadikan contoh suri tauladhan banyak orang. “Abah Ali memang luar biasa, sebagai sosok ustadz yang bisa memberikan teladan bagi para jamaah khususnya para santri di ponpes Takmirul Islam,”ungkapnya.

Abah Ali saat berfoto bersama Satgas GRIB Jaya Solo

Cetak Kader Perekat Umat

Sekedar diketahui dalam catatan INFODESANEWS.COM, Ponpes Takmirul Islam yang diasuh oleh Abah Ali tidak hanya ingin mencetak kader-kader ulama yang berilmu tapi juga ulama yang bijak yang mampu mempersatukan umat, selalu membimbing umat, bukan menyalahkan disaat umat banyak dihadapkan kepada berbagai macam perbedaan pendapat. Oleh karena itu, pondok pesantren ta’mirul Islam selalu membimbing santri-santrinya menjadi ulama, perekat umat.

Tidak hanya itu Abah Ali juga juga mendidikan SAR Juba Rescue. SAR Juba Rescue merupakan kelompok tarekat Syadziliyyah yang menemukan ajaran sufi, dimana asketis dengan masa lalu preman yang jauh dari nilai ibadah dan memburu dunia dengan segala cara. Mereka mencoba mendekatkan diri kepada Allah dengan berbagai amalan Islam seperti dzikir, berziarah kubur, dan membaca Al Qur’an, disaat yang sama mereka juga menghibur diri dengan bermain musik, bernyanyi, bemain catur, merokok dan bergadang. (red slo)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #KHAZANAH #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi