Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (5 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (12 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (19 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (21 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (21 jam yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (22 jam yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (22 jam yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
KESEHATAN 27 April 2023, 06:57 WIB 494 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Prihatin Antri Cuci Darah, Bupati Blora H. Arief Rohman Harapkan SDM Nakes Ditambah

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Prihatin Antri Cuci Darah, Bupati Blora H. Arief Rohman Harapkan SDM Nakes Ditambah
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS – Keprihatina Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., saat melaksanakan inspeksi dadakan (sidak) pelayanan kesehatan ke RSUD dr. R. Soetijono Blora. Sidak saat menemukan salah satu ruang cuci darah terdapat sejumlah pasien yang antri giliran cuci darah menjadi keprihatinan dan perhatian serius Bupati Blora, Rabu, 26/04/23.

Setibanya di RSUD, Bupati langsung menuju ke IDG yang berada di bagian depan. Bupati langsung cek layanan kegawatdaruratan ini, bahkan menjenguk salah satu pasien anak kecil korban kecelakaan yang masih menjalani observasi di salah satu kamar IGD.

Tidak tampak Direktur RSUD Blora dalam sidak yang dilakukan Bupati ini. Direktur RSUD dikabarkan sedang ada tugas keluar. Hanya ada Kepala Bidang Pelayanan, dr. Nur Betsia Bertawati, dan Kepala Bidang Keuangan Sri Miningsih, S.Kep., Ners., yang menyusul mendampingi Bupati meninjau beberapa poliklinik, melihat tes kejiwaan tenaga PPPK, hingga ke ruang Hemodialisa atau cuci darah.

Ada beberapa pasien yang sedang menjalani cuci darah, dan ada yang sedang mengantri. Diantaranya pasien dari Randublatung, dan Kecamatan Sambong. Bupati pun sempat menyapa dan memberikan doa kesembuhan untuk para pasien.

Di depan Bupati, Kabid Pelayanan dr. Nur Betsia menyampaikan bahwa kemampuan cuci darah di RSUD ini ada 16 alat. Pihaknya menginginkan agar SDM nakes pelayanan cuci darah bisa ditambah melalui pelatihan pelatihan agar bisa melayani masyarakat lebih banyak lagi.

“Tenaga kami terbatas Bapak, yang bisa hemodialisa perlu ditambah agar kapasitas cuci darahnya bisa maksimal. Alat kami ada 16 namun perawat yang bisa melaksanakan cuci darah dan bersertifikat masih kurang. Mohon Pak Bupati bisa mengupayakan pelatihan hemodialisa untuk pesawat kami, utamanya yang sudah mengabdi satu atau dua tahun disini,” ucap dr. Nur Betsia.

Selama cuti bersama lebaran kemarin, menurutnya pelayanan di RSUD Blora juga tidak libur. Libur hanya saat lebaran dan lebaran kedua hari Minggu.

“Rabu dan Kamis, Jumat kemarin kami tetap masuk ada pelayanan kesehatan. Alhamdulillah pasien tidak mengalami lonjakan yang tinggi. Untuk IGD memang sebelum lebaran ada beberapa korban kecelakaan, namun untuk saat ini korban kecelakaan dari arus mudik maupun balik minim,” ungkapnya.

Adapun Bupati Arief Rohman, menyampaikan bahwa tujuan dilakukannya sidak ini untuk memastikan seluruh pelayanan kesehatan berjalan normal pasca liburan.

“Alhamdulillah pelayanan sudah berjalan. Tadi juga ada pembangunan ruang untuk perluasan ruang tunggu pendaftaran pasien, kami jenguk ke IGD ada pasien korban kecelakaan tunggal yang sedang ditangani. Namun bukan pemudik. Kemudian melihat tes kejiwaan bagi tenaga PPPK. Untuk tenaga cuci darah atau hemodialisa memang perlu ditambah. Kami minta Bu Kabid untuk menyusun konsep pelatihannya agar tenaga nakes Hemodialisa bisa diusulkan saja, nanti akan kita forward,” ungkap Bupati.

Pihaknya siap mendukung demi peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD dr. R. Soetijono Blora.

“Pelayanan harus terus ditingkatkan, termasuk cuci darah tadi. Termasuk nanti rencana kita untuk perluasan RSUD Blora ke belakang di lahan bekas Akper itu. Rencananya untuk pembangunan ruang eksekutif atau paviliun, untuk peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD ini. Terimakasih kepada seluruh dokter dan perawat yang sudah masuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga sempat melihat kamar isolasi untuk Covid-19 yang masih disediakan di samping ruang Hemodialisa. ***Tim Liputan.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #KESEHATAN #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi