Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (7 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (10 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (12 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (14 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (14 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (14 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (14 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 20 Juli 2018, 11:56 WIB 896 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Program Full Day Shcool SD Dan SMP Di Lampung Selatan Tahap Pengkajian

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Program Full Day Shcool SD Dan SMP  Di Lampung Selatan Tahap Pengkajian
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

Lampung Selatan Infodesanews.com —  Sejumlah orang tua atau wali murid keluhkan Program sekolah dengan sistem Full Day School (FDS) yang di terapkan di tingkat SD dan SMP

 

Salah satu orang tua siswa SMP warga Kecamatan Sidomulyo yang enggan di sebutkan namanya, mengatakan bahwa penerapan full Day Shcool di beberapa sekolah di Lampung Selatan, ini menurutnya di anggap belum tepat,  apa lagi untuk tingkat SD.

 

Hal ini mengingat waktu yang lebih lama di Sekolah, sehingga dapat berdampak pada Psikologis anak,

 

“Terkadang mereka pulang tak sempat istirahat karna sudah sore, belum lagi untuk mengerjakan tugas sekolah dan ia pun merasa terbebani dengan beban belajar seperti ini, belum lagi ia juga ingin belajar ngaji “ujar dia.

 

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Thomas Amirico mengatakan, ini masih tahap uji coba untuk mengetahui sejauh mana respon dari wali  murid,

 

“Dari keseluruhan Sekolahan yang ada di Lampung Selatan,  untuk saat ini baru 30 Sekolah SD dan  35 Sekolah tingkat SMP untuk Sampel dan menjalani uji coba, kalau memang ada respon yang positif, maka nantinya kita imbaskan ke sekolah sekolah yang lain, “yang jelas ini untuk menjadikan pendidikan di Lampung Selatan,  jadi lebih baik,”pungkas Thomas saat di temui di ruang kerjanya, Kamis (19/7)   (SG)

 

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi