Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (6 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (9 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (11 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (13 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (13 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (13 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (14 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 04 Juli 2018, 13:40 WIB 1,030 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Ratusan Warga Candipuro Lampung Selatan Diduga Keracunan Makanan

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ratusan Warga Candipuro Lampung Selatan Diduga Keracunan Makanan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

Lampung Selatan, Infodesanews.com — Ratusan warga Desa Banyumas, Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan, di larikan ke Puskesma Rawat Inap Kecamatan setempat akibat terserang diare secara masal.

Diare secara masal yang  dialami masyarakat diduga akibat makan makanan  di tempat hajatan salah seorang warga di desa setempat, Selasa (3/7) kemarin. Pasien yang, rata-rata pasien yang dirawat mengalami muntah-muntah dan buang air besar.

Saat ini pasien yang dirawat inap sebanyak 18 orang, sedangkan rawat jalan 70 an orang,” kata Kasubag TU Puskesmas Candipuro, Sholatan, pada Infodesanews.com. Rabu (4/7).

Pasien mendatangi Puskesmas sejak pagi hari dengan keluhan penyakit yang sama. Usia pasien yang mengalami diare rata-rata 5-45 tahun.

“Dari anak anak hingga orang dewasa yang datang berobat,” ujarnya.

Dijelaskannya, untuk antisipasi pasien diare pihaknya sudah mendirikan posko kesehatan di Desa Banyumas.

“Kami sudah dirikan posko kesehatan di desa setempat dan sudah mengambil sampel makanan di tempat warga yang hajatan,”singkat Sholatan.

Kepala Desa setempat, Gunawan membenarkan adanya kejadian tersebut, diduga setelah makan makanan di salah satu warganya yang hajatan Kemarin,

“Ni saya juga merasakan mules-mules,” pungkas Gunawan.  (SG/slmt)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi