Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (7 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (13 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (21 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (23 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (23 jam yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (23 jam yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 11 Februari 2018, 23:12 WIB 872 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

“Rengos” Boyongan Replika Saka Sipanji

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

“Rengos” Boyongan Replika Saka Sipanji
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Purwokerto, Infodesanews.com – Kirab Boyongan Replika Saka Sipanji, dari Pendopo Kecamatan Banyumas ke Purwokerto dilaksanakan Minggu (11/2). Bupati Banyumas melapas rombongan Prosesi boyongan dari Pendopo Duplikat Sipanji sekitar jam 10 pagi kepada para peraga dan dilanjutkan dengan utusan warga yang terlewati secara estafet dengan berjalan kaki dan sambatan atau rengos.“Rengos” Boyongan Replika Saka Sipanjiurw

Kepala Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Azis Kusumandani mengatakan, Kirab Boyongan Replika Saka Sipanji dengan cara sambatan atau ‘rengos’. Sebanyak tiga saka diboyong dari Banyumas, dan satu saka (Saka Sipanji) seakan-akan sudah dibawa sebelumnya ke arah timur tidak melewati sungai serayu dan ketemu di Alun-alun Purwokerto dari arah barat.

“Untuk rute yang akan dilewati melalui jalur normal yaitu Banyumas, Kalibagor, Sokaraja, Berkoh, Jalan Jenderal Soedirman menuju Pendopo,” terangnya.

Menurutnya, konsep tahun ini dilaksanakan seperti tahun lalu yaitu secara estafet dengan berjalan kaki. Masyarakat yang dilewati ikut berpartisipasi dengan cara ikut memikul replika saka sipanji dan perlengkapan lainya.

Adapun jarak tempuh yang akan dilalui mencapai 16,4 km dan akan dibagi menjadi 16 etape kecil dan lima etape besar.

“Etape kecil pergantian antar desa/ kelurahan dan etape besar pergantian antar kecamatan,” jelasnya.

Kirab prosesi terlihat greget, klasik dan gayeng, karena para peraga menggunakan pakaian adat Banyumas

“Karena konsep sambatan tadi, setiap etape melibatkan semua unsur masyarakat. Satu saka dipikul oleh empat orang secara bergantian dan akan diikuti dibelakangnya kesenian yang dimiliki oleh masyarakat desa setempat secara estafet,” katanya.

Boyongan sipanji dijadwalkan sampai di Pendopo Sipanji Purwokerto Jam 15.00 WIB.(Parsito/Aras).

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi