BLORA, INFODESANEWS – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Soetijono Blora berhasil menorehkan prestasi dengan dinyatakan lulus seleksi administrasi Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Pengumuman resmi disampaikan melalui portal Portalrb.menpan.go.id dan diperkuat dengan penetapan hasil sanggah pada 15 Juli 2025.
RSUD dr. R. Soetijono Blora tercatat sebagai salah satu dari tujuh unit di Kabupaten Blora yang lolos seleksi ini, menandai langkah penting dalam mewujudkan tata kelola birokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel. Keberhasilan ini merupakan bukti komitmen seluruh jajaran rumah sakit dalam menerapkan nilai-nilai integritas, sesuai semangat BerAKHLAK dan pelayanan publik yang profesional.
Dua tokoh kunci yang berperan dalam pencapaian ini adalah Nurwanto Adi Prakoso, S.Kep.Ns, M.M (Agen Perubahan) dan dr. Puji Basuki, M.Kes (Role Model). Keduanya aktif menyosialisasikan budaya integritas, menolak gratifikasi, serta memastikan pelayanan kesehatan berorientasi pada masyarakat.
“Integritas bukan sekadar jargon, tapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata,” tegas Nurwanto, yang juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola rumah sakit.
Lanjutnya, pada tahap awal, RSUD sempat menghadapi kendala administratif. Namun, berkat kerja tim yang solid dan pengajuan sanggah berbasis data, rumah sakit ini akhirnya dinyatakan lolos setelah verifikasi ketat oleh KemenPAN-RB.
Lebih lanjut, setelah lolos seleksi administrasi, RSUD dr. R. Soetijono Blora akan menghadapi tahap evaluasi lanjutan, termasuk Penilaian internal, tes publik, wawancara, dan verifikasi lapangan oleh KemenPAN-RB.
“Ini bukan akhir, tapi awal tanggung jawab lebih besar untuk mempertahankan integritas. Kami mengajak seluruh pegawai dan masyarakat mendukung terwujudnya pelayanan publik yang bersih,” pungkas Nurwanto, Selasa (15/7/2025).
Dengan komitmen kolektif ini, RSUD dr. R. Soetijono Blora siap menjadi contoh birokrasi berintegritas di sektor kesehatan.*Red