LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Suasana penuh khidmat menyelimuti pelaksanaan Safari Ramadlan 1447 Hijriah ketiga Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang digelar pada Kamis (26/02/2026) di Masjid An-Nur, Desa Lebungsari, Kecamatan Merbau Mataram.
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat di bulan suci Ramadlan.
Mewakili Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, Wakil Bupati, M Saiful Anwar dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kecamatan Merbau Mataram memiliki potensi besar di sektor pariwisata yang patut dikembangkan secara serius dan berkelanjutan.
Potensi tersebut tidak hanya terletak pada keindahan alam, tetapi juga kekayaan budaya yang hidup dan tumbuh di tengah masyarakat desa.
Untuk wisata alam, Wabup menyoroti keberadaan Air Terjun Desa Mekarjaya yang dinilai memiliki daya tarik alami dan peluang besar menjadi destinasi wisata unggulan. Sementara dari sisi budaya, event tahunan Srawung Seni Sawah di Desa Triharjo disebut sebagai contoh nyata kekuatan tradisi dan kearifan lokal yang mampu mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menarik minat wisatawan.
“Potensi alam dan budaya ini adalah anugerah yang harus dijaga bersama. Jika dikelola dengan baik, insyaallah dapat menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat desa,” ujar Wakil Bupati.
Hadir pula anggota DPRD Lampung Selatan dari Fraksi Partai Gerindra, Dwi Riyanto, yang mengapresiasi pelaksanaan Safari Ramadlan sebagai bentuk kehadiran nyata pemerintah di tengah masyarakat. Menurutnya, Safari Ramadlan bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk memperkuat ukhuwah, menyerap aspirasi warga, serta menyelaraskan pembangunan dengan nilai-nilai spiritual.
“Bulan Ramadlan adalah waktu terbaik untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan empati sosial. Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat harus terus dijaga,” ungkapnya.
Menjelang waktu berbuka puasa, tausiyah Ramadlan disampaikan oleh Hendryk Saputra. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah menjadikan Ramadlan sebagai momentum muhasabah diri, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya di lingkungan sekitar.
Safari Ramadlan ketiga ini ditutup dengan doa bersama dan buka puasa, berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga memperkuat semangat religius dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan. (red)