LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi hari penuh kebahagiaan bagi puluhan anak yatim piatu di Desa Triharjo, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan.
Seperti tradisi yang terus dijaga setiap peringatan Hari Asyura, Pengajian Ibu-Ibu Jama’atul Ummahat kembali menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim piatu.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Nurul Huda, Dusun Girijaya I, Desa Triharjo, Jumat (26/6/2026), dirangkaikan dengan pengajian rutin Jama’atul Ummahat dan menghadirkan penceramah Dwi Riyanto, anggota Fraksi Gerindra DPRD Lampung Selatan.

Sebanyak 32 anak yatim piatu dari seluruh dusun di Desa Triharjo menerima santunan yang berasal dari kas pengajian yang dihimpun secara rutin setiap pertemuan.
Kegiatan tersebut mendapat pendampingan para tokoh agama, yakni Ustadz Zuhri Rahmat, Munir Arifin, Asni Saputra, Mustamir, dan Pranowo.
Ketua Pengajian Jama’atul Ummahat, Istiqomah, mengatakan bahwa santunan anak yatim merupakan agenda tahunan yang selalu dilaksanakan setiap Hari Asyura.
Pada peringatan tahun ini, kegiatan mengusung tema “Menata Hati, Saling Peduli dan Mengasihi.”
“Semoga kegiatan ini terus menjadi tradisi yang membawa keberkahan, mempererat kepedulian sosial, serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim piatu,” ujarnya.
Sementara itu, sebelum prosesi penyerahan santunan, pengasuh pengajian Ustadz Zuhri Rahmat memimpin doa awal tahun yang diaminkan ratusan jamaah. Setelah itu, santunan diserahkan kepada anak-anak yatim piatu dan dilanjutkan dengan pemberian santunan secara pribadi dari sejumlah jamaah.
Dalam tausiyahnya, Dwi Riyanto menyampaikan keutamaan Hari Asyura, termasuk pahala menyantuni anak yatim dan melaksanakan puasa Asyura. Legislator dua periode yang dikenal dengan julukan “Konco Yasinan” itu mengutip hadis Rasulullah SAW tentang kemuliaan orang yang mengasuh anak yatim.
“Rasulullah SAW bersabda bahwa orang yang memelihara anak yatim akan berada sangat dekat dengan beliau di surga, sedekat jari telunjuk dan jari tengah,” tutur Dwi.
Mantan Komisioner KPU Lampung Selatan periode 2003–2014 itu juga mengapresiasi tema pengajian yang mengangkat pesan menata hati.
Menurutnya, hati merupakan pusat keimanan sekaligus penentu baik buruknya setiap amal perbuatan seseorang.
“Mari kita tata hati menjadi lebih baik. Sebab, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, apabila hati baik maka seluruh amal perbuatan akan baik, dan apabila hati rusak maka seluruh perbuatan juga akan menjadi buruk,” pesan Dwi Riyanto di hadapan ratusan jamaah.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial Jama’atul Ummahat kepada anak yatim piatu sekaligus memperkuat semangat berbagi dan mempererat ukhuwah Islamiyah dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. (red)