Kamis, 24 September 2026
INFODESA 11 September 2026, 17:23 WIB 355 kali dibaca Bukti Tayang (PDF)

Shalat Istisqa’ di Merbau Mataram, Dwi Riyanto: Perbanyak Istighfar dan Introspeksi

Jurnalis / Kontributor: Redaktur Lampung
Jumlah Tayang: 355 tayang
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Shalat Istisqa’ di Merbau Mataram, Dwi Riyanto: Perbanyak Istighfar dan Introspeksi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah Lampung, ditambah dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK), mendorong masyarakat memperkuat ikhtiar spiritual dengan melaksanakan Shalat Istisqa’ atau shalat meminta hujan secara serentak, Kamis (10/9/2026).

Di tingkat Provinsi Lampung, Shalat Istisqa’ dilaksanakan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani bersama jajaran di halaman Kantor Gubernur Lampung. Sementara di Kabupaten Lampung Selatan, kegiatan serupa digelar Pemerintah Daerah bersama jajaran di halaman MAN 1 Lampung Selatan.

Pelaksanaan Shalat Istisqa’ juga berlangsung di sejumlah kecamatan di Lampung Selatan, termasuk Kecamatan Merbau Mataram yang menggelarnya di halaman Masjid Nurul Iman, Desa Triharjo.

Shalat tersebut dihadiri Camat Merbau Mataram Ricky Randa Belpama bersama jajaran Kepala UPT, para kepala desa, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Merbau Mataram, Ma’ruf Sarwo Edi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tidak hanya diisi dengan Shalat Istisqa’, tetapi dilanjutkan dengan istighosah bersama sebagai bentuk dzikir dan doa setelah pelaksanaan shalat serta khutbah.

Sementara itu, Camat Merbau Mataram Ricky Randa Belpama mengajak masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa agar hujan segera turun.

Menurutnya, turunnya hujan sangat diharapkan untuk mengatasi dampak kemarau sekaligus membantu mengurangi dampak abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi pada pekan sebelumnya.

Dalam pelaksanaan tersebut, bertindak sebagai imam Shalat Istisqa’ Syuriah NU Merbau Mataram KH Zuhri Rohmat.

Sementara imam istighosah adalah Penyuluh Agama Islam KUA Merbau Mataram, Ustadz Sholikun.
Adapun yang dipercaya menyampaikan khutbah Shalat Istisqa’ adalah anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Lampung Selatan, Dwi Riyanto, yang dikenal masyarakat dengan julukan “Konco Yasinan.”

Dalam khutbahnya, Dwi Riyanto mengingatkan jamaah bahwa Shalat Istisqa’ merupakan bagian dari tuntunan yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW ketika menghadapi kondisi kekeringan dan kemarau panjang.

Anggota DPRD Lampung Selatan dua periode itu mengisahkan bagaimana Rasulullah SAW melaksanakan shalat meminta hujan di tanah lapang ketika masyarakat Madinah menghadapi kemarau.

Ia juga mengaitkannya dengan Masjid Ghamamah yang berada di Madinah. Menurutnya, nama Ghamamah memiliki arti awan atau mendung, dan masjid tersebut berkaitan dengan peristiwa ketika Rasulullah SAW melaksanakan Shalat Istisqa’ untuk memohon turunnya hujan.

Khutbah disampaikan Dwi Riyanto secara lugas tanpa membaca teks.
Ia mengajak jamaah untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampun kepada Allah SWT atas berbagai kesalahan yang dilakukan, baik kesalahan kepada Allah, kepada sesama manusia, maupun terhadap alam semesta.

“Banyaklah beristighfar, memohon ampun kepada Allah SWT. Kesalahan bukan hanya kepada Allah, tetapi juga kepada sesama manusia dan kepada alam semesta,” pesan Dwi Riyanto dalam khutbahnya.

Menurut mantan komisioner KPU Lampung Selatan tersebut, berbagai persoalan yang sedang dihadapi masyarakat, mulai dari kemarau panjang, kekeringan lahan pertanian, potensi gagal panen hingga hujan abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau, semestinya tidak hanya dilihat sebagai persoalan alam semata.

Kondisi tersebut, kata dia, harus menjadi momentum bagi manusia untuk melakukan introspeksi dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Kemarau panjang, hujan abu vulkanik, gagal panen, kekeringan lahan pertanian dan sebagainya harus kita jadikan sarana untuk mengingatkan diri agar semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,” pesannya.

Shalat Istisqa’ dan istighosah yang digelar serentak tersebut menjadi ikhtiar bersama masyarakat Lampung. Di tengah kemarau dan dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, doa dan harapan kini dipanjatkan agar hujan segera turun, membawa kesejukan sekaligus membantu memulihkan kondisi lingkungan dan aktivitas masyarakat. (Red)

Iklan Penulis & Sponsor Pemerintah Kabupaten Blora - Dinas PMD Dirgahayu RI Ke-81

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi