Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (43 menit yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (2 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (17 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (23 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu)
PERISTIWA 31 Maret 2023, 13:21 WIB 965 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Sikapi Kasus Pembunuhan, Kapolda Kalsel Turun Tangan

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sikapi Kasus Pembunuhan, Kapolda Kalsel Turun Tangan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

KALSEL, INFODESANEWS – Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi turun tangan langsung berkait kasus pembunuhan di Desa Mengkauk, Kecamatan Pengaron pada hari Kamis (30/3/2023),

“Lanjut, Kapolda perintahkan Polres Banjar mengusut tuntas kasus terbunuhnya Sabriansyah (60).” di depan pers dan para Jurnalis Banjar, Irjen Andi Rian mengakui bahwa Aya atau Y satu terduga pembunuhan di Pengaron, Rabu (29/3/2023).

Pada mulanya sempat menghindari petugas, namun berhasil diburu dan dibawa ke Polres Banjar.”Kita yakin pelaku tidak satu orang saja, karena diduga masih dua orang pelaku yang masih kita cari.

Saya harap supaya bisa menyerahkan diri,” tegasnya saat itu didampingi Kapolres Banjar AKBP Ifan Hariyat dan Kasat Reskrim Iptu Fransiskus Manaan.

Kapolda Kalsel mengatakan dalam penyelidikan diduga para pelaku ini memang disuruh satu petinggi PT JGA. “Kita akan panggil dari JGA untuk dimintai keterangan.

Mengenai motif bahwa korban, warga Kecamatan Hatungun, Tapin itu diduga menutup jalan hauling karena merasa berhak atas lahan yang digunakan sebagai jalan tambang tersebut.”Nah para pelaku diduga diminta pimpinannya di JGA agar membuka portal itu dengan cara apapun,”  kata Kapolda Kalsel.

Andi Rian mengakui pada korban ada luka tembak di bagian kepala di mana pelurunya sedang diuji balistik.”Kapolda menegaskan setiap tindakan kriminal harus diusut hingga tuntas hingga memenuhi rasa keadilan di masyarakat,” tegasnya.(@Gus Kliwir)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi