Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (7 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (13 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (21 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (23 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (23 jam yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (23 jam yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 16 Februari 2018, 13:32 WIB 2,541 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Sinergi, PMI-BPBD Dirikan Posko Penaggulangan Bencana

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sinergi, PMI-BPBD Dirikan Posko Penaggulangan Bencana
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Brebes – Palang Merah Indonesia (PMI) bersama pemerintah, BPBD, TNI, Polri, Basarnas dan komunitas relawan lain, membantu masyarakat yang terdampak banjir. Dengan terampil dan profesional, para sukarelawan bersinergi dalam Posko Penanggulangan Bencana yang secara sukarela melakukan evakuasi, memberikan layanan kesehatan, air bersih, DU (Dapur Umum), dan sebagainya.

“Sinergitas pemerintah bersama lembaga lain dalam penanganan dampak banjir sangat membantu warga yang terdampak bencana.” Kata Sarwa Pramana, “Sesuai arahan Gubernur Jateng, kepedulian dan kesiapan terhadap situasi di sekitar kita yang rawan bencana dapat meningkatkan kesiapsiagaan saat darurat, sehingga lebih banyak masyarakat yang kita tolong ” lanjut pria yang menjabat Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Jawa Tengah saat kunjungan di Brebes (14/02/2018), “Pemerintah provinsi bersama PMI dan lembaga lain, hingga hari ini masih memberikan pelayanan kepada warga berupa penyediaan makanan (beras, mie instan, telur, roti), air mineral, selimut, terpal, karung dan juga tempat mengungsi bagi yang membutuhkan,” Ungkap pria yang bertugas sebagai Kalakhar BPBD (Badan Penanggulangan bencana Daerah) Jateng.

Dapur umum yang dikelola pemerintah, PMI dan TNI secara rutin menyediakan nasi dan lauk-pauk serta air mineral, sejak senin (12/2) lalu. “Dapur umum menyiapkan kebutuhan makan 3 (tiga) kali sehari, dan telah mendistribusikan lebih dari 21.000 paket nasi bungkus di GOR yang menjadi lokasi pengungsian dan beberapa perkampungan warga yang masih bertahan di rumahnya,” jelas Sarwa saat menerima kunjungan Bupati Idza Priyanti dan Wakil Bupati Brebes Narjo di Kwarcab Pramuka Brebes yang menjadi lokasi posko dan dapur umum.

PMI juga memobilisasi 3 (tiga) unit truk tangki air bersih untuk memasok kebutuhan air bersih di Brebes dan Tegal. “Truk tangki air berkapasitas 5.000 liter tiap unit diharapkan dapat memenuhi kebutuhan warga akan air bersih, minimal 45.000 liter tiap harinya,” Ungkap Sarwa saat di Desa Sidakaton, Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal. Lokasi ini masih terendam banjir antara 40 cm hingga 1 meter (13/1).

Selain truk tangki, PMI Kabupaten Tegal juga menyiagakan 2 (dua) unit Ambulans beserta kru medis dan 1 (satu) unit mobil evakuasi beserta tim evakuasi yang dilengkapi rompi pelampung. “Tim PMI, Dinkes dan Basarnas siaga di sini, untuk mengantisipasi warga bila memerlukan pengobatan dan evakuasi, seperti kemarin ibu dan anaknya yang masih berusia 7 hari mengalami gangguan kesehatan sehingga harus dirujuk,” terangnya.

Pelayanan berlangsung sejak minggu (11/2) lalu, di Kota Tegal mencakup 1 (satu) kecamatan, Kabupaten Brebes yang mencakup 3 (tiga) kecamatan dan Kabupaten Tegal mencakup 5 (lima) kecamatan. Menurut rencana layanan hingga masa tanggap darurat dinyatakan selesai atau kondisi perkampungan warga sudah normal kembali. (rif,ed, yn)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi