Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (16 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (22 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu)
INFODESA 06 April 2018, 00:13 WIB 1,288 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Sosialisasi Embung di Desa Karangtalun, Kecamatan Banjarejo

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sosialisasi Embung di Desa Karangtalun, Kecamatan Banjarejo
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Blora, Infodesanews.com – Embung yang perencanaan pembangunannya di Desa Karangtalun, Kecamatan Banjarejo dengan membendung Sungai Lusi mulai disosialisasikan kepada masyarakat desa setempat oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Rabu (4/4/2018).

Bertempat di Balaidesa Karangtalun, Kecamatan Banjarejo, sosialisasi dihadiri langsung oleh Bupati Djoko Nugroho, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Ir. Samgautama Karnajaya MT, Forkopimcam Banjarejo, Anggota DPRD Dapil Banjarejo, Kepala Desa se Kecamatan Banjarejo dan masyarakat umum.

Kasi Danau dan Bendungan BBWS Pemali Juana ,Wisnu Yudhoyono M.Eng, yang hadir memberikan sosialisasi menerangkan bahwa pembangunan embung segera dimulai karena tanggal kontak sudah berawal sejak bulan Maret hingga 9 bulan kedepan.

“Sesuai kontrak, pembangunan akan dilakukan selama 270 hari efektif, sehingga kegiatan pembangunan fisiknya setelah sosialisasi ini segera dimulai. Embung akan membendung Sungai Lusi dengan luasan genangan mencapai 1,5 hektar. Sedangkan volume genangan 45.000 m3,” ucap Wisnu Yudhoyono M.Eng.

Sedangkan lebar embung 24,6 meter, dengan tinggi hulu 9 meter dan tinggi hilir 10 meter.

“Embung nantinya bisa dimanfaatkan untuk menampung air sungai guna keperluan irigasi pertanian, konservasi alam hingga pariwisata misalnya dengan adanya pemancingan dan lain sebagainya,” lanjut Wisnu.

Adapun pembangunannya akan dilaksanakan oleh rekanan dari Surabaya yang diharapkan bisa menyerap tenaga kerja lokal wilayah Karangtalun dan sekitarnya.

Bupati Djoko Nugroho dalam sosialisasi tersebut mengucapkan terimakasih kepada BBWS Pemali Juana yang telah memberikan pembangunan embung di Kabupaten Blora untuk meningkatkan irigasi pertanian. Ia juga mengajak seluruh warga masyarakat mendukung penuh kelancaran pembangunan embung.

“Tahun ini BBWS Pemali Juana akan membangun 2 embung besar. Satu di Sendangmulyo Ngawen yang sudah disosialisasikan bulan lalu dan satunya di Karangtalun ini. Saya minta semuanya bisa mendukung dan turut menyukseskan pembangunannya,” ujar Bupati.

Agar pembangunannya nanti tidak sampai memakan batas tanah pemajakan milik warga, ia meminta Kepala Desa Karangtalun untuk berkoordinasi dengan warganya yang memiliki tanah di sekitar Sungai Lusi agar ada kejelasan batas tanah Sungai dengan tanah warga. Pasalnya dalam pembangunan embung ini tidak ada anggaran pembebasan lahan. Hanya menggunakan lahan sungai.

Kepala Desa Karangtalun, Sri Hati menyambut senang rencana pembangunan Embung di desanya tersebut. Ia berharap nantinya embung bisa meningkatkan produktifitas pertanian di desanya.

“Setiap tahun saat kemarau desa kami selalu kekeringan sehingga banyak lahan pertanian nganggur. Dengan adanya embung nanti diharapkan saat kemarau petani tetap bisa mengolah sawahnya, syukur-syukur bisa tanam padi sampai 3 kali,” kata Sri Hati.

Pihaknya siap berkoordinasi dengan warga masyarakat dan pelaksana proyek demi kelancaran proses pembangunan embung. Jangan sampai ada pihak pihak yang berpotensi menghambat pembangunan embung. (Rsa-Tim adm)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi