Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (22 menit yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (14 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (21 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu)
INFODESA 23 Februari 2018, 09:00 WIB 1,776 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Sumpiuh dan Baturraden Pertahankan Adibuana Bhakti

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sumpiuh dan Baturraden Pertahankan Adibuana Bhakti
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Banyumas, Infodesanews.com – Kecamatan Sumpiuh dan Baturraden berhasil mempertahankan penghargaan Adibuana Bhakti, setelah tahun sebelumnya meraih penghargaan yang sama untuk kategori Kecamatan besar dan Sedang. Sedangkan Kecamatan Pekuncen menjadi kecamatan kategori kecil yang menerima piala itu setelah tahun sebelumnya berada di posisi kedua.

Penghargaan secara keseluruhan diserahkan oleh PLT Bupati Banyumas dr Budhi Setiawan kepada 9 kecamatan di luar perkotaan Purwokerto, usai upacara Hari Jadi kabupaten Banyumas Ke-447 pada Kamis (22/2) di Alun-alun Purwokerto

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas Suyanto, S.H, M.Hum mengatakan penghargaan Adibuana Bhakti diberikan kepada kecamatan yang dinilai dapat memelihara lingkungan hidup dan sampah.

“Penghargaan itu seperti penghargaan Adipura yang diberikan Pemerintah Pusat kepada kabupaten/kota yang memiliki komitmen dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Penghargaan Adibuana Bakti diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk tingkat kecamatan” katanya

Menurutnya, program Adibuana Bhakti bertujuan untuk mendorong kepemimpinan camat dalam membangun partisipasi aktif masyarakat serta dunia usaha dalam mewujudkan kota-kota kecamatan yang berkelanjutan, baik secara ekologis, sosial dan ekonomi melalui penerapan prinsip-prinsip tata kepemerintahan yang baik di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup demi terciptanya lingkungan yang baik dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Suyanto menambahkan bahwa penilaian penghargaan Adibuana Bhakti didasarkan pada pemantauan di beberapa titik yang ada di wilayah kecamatan.

“Titik pantau penilaian Adibuana Bhakti meliputi pemukiman, jalan arteri dan kolektor, pasar, pertokoan, perkantoran, sekolah, rumah sakit dan atau puskesmas, taman kota, sungai, bank sampah dan fasilitas pengelolaan sampah skala desa/kecamatan”, katanya.

Penghargaan Adibuana Bhakti yang berarti memelihara lingkungan dan alam tempat tinggal agar tetap lestari ini diikuti oleh kecamatan diluar perkotaan Purwokerto yang dikelompokkan dalam tiga kategori kecamatan yaitu kategori kecamatan kecil, kategori kecamatan sedang, serta kategori kecamatan besar.

Masing-masing pemenang penghargaan Adibuana Bhakti Kabupaten Banyumas tahun 2018 berhak mendapatkan piagam, trophy, dan uang pengembangan. Penghargaan Adibuana Bhakti Kabupaten Banyumas tahun 2018 ini pada kategori kecamatan besar berhasil diraih oleh Kecamatan Sumpiuh sebagai juara 1 mendapatkan uang pengembangan sebesar 150 juta rupiah, Kecamatan Banyumas sebagai juara 2 mendapatkan 130 juta rupiah, Kecamatan Sokaraja sebagai juara 3 mendapatkan 115 juta rupiah.

Pada kategori kecamatan sedang, juara 1 berhasil diraih oleh Kecamatan Baturraden yang mendapatkan uang pengembangan sebesar 130 juta rupiah, juara 2 diraih oleh Kecamatan Jatilawang mendapatkan 115 juta rupiah, juara 3 diraih oleh Kecamatan Kembaran mendapatkan 100 juta rupiah.

Sedangkan pada kategori kecamatan kecil, juara 1 berhasil diraih oleh Kecamatan Pekuncen yang mendapatkan uang pengembangan sebesar 100 juta rupiah, juara 2 diraih oleh Kecamatan Somagede mendapatkan 85 juta rupiah, dan juara 3 diraih oleh Kecamatan Purwojati mendapatkan 75 juta rupiah.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi