Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (18 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 30 Desember 2017, 20:16 WIB 677 PDF

Suport Ganjar Pranowo Buat Tegar penyandang Tuna daksa Randublatung

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Suport Ganjar Pranowo Buat Tegar penyandang Tuna daksa Randublatung
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Blora, Infodesanews.com – Kunjungan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Warga Dukuh Banaran, Kelurahan Randublatung, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora peduli ananda Tegar terlahir tanpa kedua tangan ( Tuna Daksa ). Namun semangat hidupnya luar biasa.(28/12).

Dalam keseharian, Tegar (8th) mendapat perlakuan sama dengan teman-temannya yang memiliki fisik normal. Saat ini dia duduk di kelas dua SD Negeri 1 Sambongwangan yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya. Tegar merupakan anak semata wayang Sudjatmiko setelah ibunya pergi meninggalkannya dengan alasan mencari kerja di Jakarta namun hingga sekarang tidak kembali.

Menurut Suprihatiningsih, gurunya, meski cacat Tegar tetap bisa bermain dengan teman-temannya di sekolah tanpa rasa minder. Temannya pun tidak ada yang menjauhinya, bahkan sering pulang sekolah bersama yang jaraknya sekitar 100 meter.

“Kalau berangkat sekolah diantar buliknya, tapi kalau pulang sering bareng sama teman-teman karena jaraknya dekat. Teman-temannya juga baik,” katanya, saat Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP menyambangi desanya, Kamis (28/12).

Dia mengatakan saat ini Tegar belum menerima bantuan di bidang pendidikan dari pemerintah melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH) meski keluarganya hidup dalam keterbatasan. Tegar tinggal bersama ayahnya Sudjatmiko dan neneknya di rumah sederhana dua petak berukuran 4×5 meter.

“Kalau dapat KIP lumayan bisa bantu biaya sekolah. Tegar bisa dapat Rp 450 ribu per bulan,” ujarnya.

Gubernur Ganjar Pranowo yang mengunjungi rumah Tegar didampingi  Bupati Blora Djoko Nugroho, langsung memberi bantuan biaya sekolah bagi Tegar selama empat tahun. Dia juga meminta kepada petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) untuk memasukkan nama Tegar pada program KIP dan PKH agar tetap terus bersekolah.

“Sekolah Tegar sampai empat tahun tak kasih saya, sambil menunggu proses dimasukkan pada program KIP dan PKH,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Jawa Tengah itu juga meminta tetangga Tegar agar memperlakukannya seperti anak normal lain. Sehingga, dia tetap semangat dan percaya diri meski memiliki keterbatasan fisik. Perilaku yang ditunjukkan oleh keluarga dan tetangga akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan mental Tegar. Jika diperlakukan sebagai orang cacat dikhawatirkan muncul rasa minder.

Dihadapan Ganjar, Tegar yang didampingi ayahnya memperlihatkan keahliannya menulis namanya dengan menggunakan kaki. Dia juga menggambar gunung dan sawah untuk menunjukkan keahliannya dalam menggambar.

Setelah mengunjungi rumah Tegar, Ganjar melanjutkan kunjungan terakhirnya di Kabupaten Blora ke SLB Budi Mulyo Kecamatan Kunduran. Ganjar sangat mengapresiasi pihak Yayasan SLB Budi Mulyo yang dengan gigih berjuang untuk melayani pendidikan bagi para anak berkebutuhan khusus (ABK) di Kecamatan Kunduran.

Semangat pihak SLB yang menggalang dana melalui online maupun offline untuk membeli tanah dan membangun bangunan untuk memfasilitasi para ABK mendapat acungan jempol. Karenanya, Ganjar memberikan bantuan sebesar Rp 50 juta yang nantinya digunakan untuk membeli fasilitas belajar mengajar dan satu unit mobil untuk antar jemput para ABK yang rumahnya jauh dari SLB.( Aras) Sumber : http://humas.biroumum.jatengprov.go.id/detail_berita_gubernur?id=898

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi