Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (15 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 14 Juli 2026, 16:40 WIB 2,387 PDF

Tak Sekadar Rapat, Lampung Selatan Siapkan Aksi Nyata Perangi TBC

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Tak Sekadar Rapat, Lampung Selatan Siapkan Aksi Nyata Perangi TBC
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Ancaman Tuberkulosis (TBC) masih menjadi pekerjaan rumah serius di Indonesia. Menyadari besarnya tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mempertegas komitmennya untuk mempercepat eliminasi TBC melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, dengan pemerintah desa dan kelurahan sebagai ujung tombak penanganan di lapangan.

Komitmen itu ditegaskan saat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, mengikuti Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah (Rakorpusda) Penguatan Komitmen dan Aksi Nyata Percepatan Eliminasi TBC yang digelar Kementerian Dalam Negeri bersama Kementerian Kesehatan secara virtual, Selasa (14/7/2026).

Dari Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Supriyanto mengikuti rakor bersama jajaran pejabat utama dan kepala perangkat daerah terkait. Forum tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah pusat untuk memastikan seluruh daerah bergerak dalam satu irama guna mengejar target Indonesia bebas Tuberkulosis pada tahun 2030.

Rakorpusda menghadirkan Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan RI, dr. Prima Yosephine, dan Direktur Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan, dan Kerja Sama Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Elfin Elyas.

Dalam pemaparannya, Elfin menegaskan bahwa perang melawan TBC tidak cukup hanya mengandalkan fasilitas kesehatan. Peran pemerintah desa dan kelurahan menjadi faktor penentu melalui pembentukan Desa/Kelurahan Siaga TBC yang mampu melakukan pencegahan, menemukan kasus secara dini, mendampingi pasien, hingga memastikan pengobatan berjalan tuntas.

“Pembentukan Desa/Kelurahan Siaga TBC bukan sekadar membentuk program atau organisasi baru, melainkan membangun kepedulian bersama agar tidak ada lagi masyarakat yang berjuang sendiri menghadapi TBC. Penanggulangan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu desa dan kelurahan,” tegas Elfin.

Ia menjelaskan, desa diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang mendukung percepatan eliminasi TBC melalui edukasi masyarakat, skrining aktif, dukungan gizi bagi pasien, pendampingan pengobatan, hingga penyediaan kader kesehatan yang terlatih.

Tak hanya itu, penguatan layanan kesehatan juga harus diarahkan pada peningkatan penemuan kasus, investigasi kontak erat, keberhasilan terapi, hingga pelaksanaan terapi pencegahan TBC yang dievaluasi secara berkala agar hasilnya berkelanjutan.

Elfin mengingatkan, keberhasilan eliminasi TBC tidak diukur dari banyaknya rapat atau program yang digelar, melainkan dari semakin sedikitnya warga yang kehilangan anggota keluarga akibat penyakit tersebut serta meningkatnya angka kesembuhan pasien.

Menindaklanjuti arahan itu, Pemkab Lampung Selatan menyatakan siap memperkuat sinergi bersama pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, fasilitas pelayanan kesehatan, serta pemerintah desa dan kelurahan dalam mempercepat penanggulangan TBC.

Sebagai salah satu daerah prioritas penanganan TBC, Lampung Selatan akan terus mengoptimalkan upaya promotif, preventif, kuratif, dan pendampingan pasien agar target nasional eliminasi Tuberkulosis pada 2030 dapat tercapai.

Komitmen tersebut diharapkan tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang mampu menekan angka penularan, meningkatkan keberhasilan pengobatan, serta menghadirkan perlindungan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Lampung Selatan.

(Red/Sumber: Diskominfo Kabupaten Lampung Selatan)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi