LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Aksi nyata tanpa banyak wacana ditunjukkan warga RT 01 Dusun 01, Desa Sidoasri, Kecamatan Candipuro. Tanpa bergantung pada anggaran pemerintah, masyarakat setempat kompak membangun jalan lingkungan secara swadaya, mengandalkan kekuatan gotong royong dan iuran warga.
Jalan sepanjang 100 meter dengan lebar 2 meter dan ketebalan 7 sentimeter itu kini mulai dicor menggunakan rabat beton. Material seperti pasir, batu screening, dan semen dibeli dari hasil urunan warga—menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bergerak.
Kepala Dusun 01, Roy Martin, menegaskan bahwa pembangunan ini murni lahir dari kesadaran kolektif masyarakat.
“Ini bukan proyek, ini gerakan warga. Semua biaya dari swadaya masyarakat, ditambah tenaga gotong royong. Kami ingin jalan ini benar-benar jadi milik bersama,” tegasnya, Minggu (3/5/2026), di lokasi pembangunan.
Jalan yang berada di lorong Jalan Kromo Suwito ini memiliki peran vital. Selain memperlancar distribusi hasil pertanian, jalur tersebut juga menjadi akses utama warga menuju ladang, bahkan berfungsi sebagai jalur evakuasi saat kondisi darurat, terutama di musim panen.
Meski bergerak mandiri, warga juga mendapat suntikan bantuan dari Pemerintah Desa Sidoasri berupa 10 sak semen. Namun, hal itu tak menyurutkan semangat warga untuk terus melanjutkan pembangunan secara bertahap.
“Ini baru awal. Minggu depan kami lanjutkan lagi. Dana akan kembali kami galang bersama. Selama semangat warga masih menyala, pembangunan ini pasti jalan terus,” imbuh Roy.
Langkah warga Sidoasri ini menjadi tamparan halus sekaligus inspirasi—bahwa pembangunan tak selalu harus menunggu. Ketika kebersamaan hidup, perubahan bisa dimulai dari lingkungan sendiri.
“Harapan kami, ini bisa jadi contoh. Bahwa dengan kebersamaan, desa bisa bangkit dari kekuatan warganya sendiri,” pungkasnya.
(red/Bambang)