Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 menit yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (9 menit yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (42 menit yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (15 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (21 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu)
INFODESA 03 Mei 2026, 18:42 WIB 2,346 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Tanpa Menunggu Anggaran, Warga Sidoasri Bangun Jalan Cor Beton dari Cara Swadaya

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Tanpa Menunggu Anggaran, Warga Sidoasri Bangun Jalan Cor Beton dari Cara Swadaya
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Aksi nyata tanpa banyak wacana ditunjukkan warga RT 01 Dusun 01, Desa Sidoasri, Kecamatan Candipuro. Tanpa bergantung pada anggaran pemerintah, masyarakat setempat kompak membangun jalan lingkungan secara swadaya, mengandalkan kekuatan gotong royong dan iuran warga.

Jalan sepanjang 100 meter dengan lebar 2 meter dan ketebalan 7 sentimeter itu kini mulai dicor menggunakan rabat beton. Material seperti pasir, batu screening, dan semen dibeli dari hasil urunan warga—menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bergerak.

Kepala Dusun 01, Roy Martin, menegaskan bahwa pembangunan ini murni lahir dari kesadaran kolektif masyarakat.

“Ini bukan proyek, ini gerakan warga. Semua biaya dari swadaya masyarakat, ditambah tenaga gotong royong. Kami ingin jalan ini benar-benar jadi milik bersama,” tegasnya, Minggu (3/5/2026), di lokasi pembangunan.

Jalan yang berada di lorong Jalan Kromo Suwito ini memiliki peran vital. Selain memperlancar distribusi hasil pertanian, jalur tersebut juga menjadi akses utama warga menuju ladang, bahkan berfungsi sebagai jalur evakuasi saat kondisi darurat, terutama di musim panen.

Meski bergerak mandiri, warga juga mendapat suntikan bantuan dari Pemerintah Desa Sidoasri berupa 10 sak semen. Namun, hal itu tak menyurutkan semangat warga untuk terus melanjutkan pembangunan secara bertahap.

“Ini baru awal. Minggu depan kami lanjutkan lagi. Dana akan kembali kami galang bersama. Selama semangat warga masih menyala, pembangunan ini pasti jalan terus,” imbuh Roy.

Langkah warga Sidoasri ini menjadi tamparan halus sekaligus inspirasi—bahwa pembangunan tak selalu harus menunggu. Ketika kebersamaan hidup, perubahan bisa dimulai dari lingkungan sendiri.

“Harapan kami, ini bisa jadi contoh. Bahwa dengan kebersamaan, desa bisa bangkit dari kekuatan warganya sendiri,” pungkasnya.
(red/Bambang)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi