Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (16 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESANEWS TV 02 Agustus 2025, 14:16 WIB 910 PDF

Terkait Polemik Ginanjar, PELITA Nilai Rekomendasi Walikota Sangat Wajar

Kabiro Surakarta
Oleh: Kabiro Surakarta • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Terkait Polemik Ginanjar, PELITA Nilai Rekomendasi Walikota Sangat Wajar
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Surakarta

MALANG – INFODESANEWS | Polemik rekomendasi Walikota Malang Wahyu Hidayat terhadap Ginanjar Yoni Wardoyo menjadi Ketua Kwarcab Pramuka Kota Malang periode 2025-2030 menjadi buah bibir berbagai kalangan. Banyak pihak menilai hal itu merupakan hal biasa dan wajar. Salah satunya adalah pendapat Ketua Umum Pelita ( Pelindung Tanah Air ) Nusantara F Hasto Merdeka.

Menurut F Hasto Merdeka penunjukan Ginanjar Yoni Wardoyo sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Malang sebuah keputusan wajar dan tidak ada hubunganya dengan politik. Bahkan pihaknya menyatakan mendukung penuh terhadap keputusan tersebut.

“Yang jelas tidak ada aturan baku melarang seorang politisi untuk menjadi Ketua Kwarcab, selama yang bersangkutan mampu menjaga netralitas dan tidak membawa simbol atau kepentingan politik praktis ke dalam tubuh Gerakan Pramuka,” ujar Hasto yang juga salah satu Pendiri PELITA ini, Jumat (1/8/2025).

Hasto mengatakan selama ini Ginanjar dikenal sebagai sosok yang aktif dalam kegiatan kepemudaan dan sosial kemasyarakatan. Ia menilai kehadiran Ginanjar justru bisa menjadi nilai tambah bagi Pramuka Kota Malang.

“Beliau punya akses ke kebijakan publik, paham birokrasi, dan bisa memperjuangkan penguatan anggaran untuk kegiatan pembinaan karakter anak muda. Itu hal yang positif kalau digunakan dengan benar,” tambahnya.

Meski demikian, Hasto menekankan bahwa fungsi kontrol tetap penting. Ia meminta semua elemen masyarakat, termasuk pengurus Kwarcab lainnya, tetap mengawasi agar Gerakan Pramuka tetap steril dari kegiatan yang berbau kampanye maupun pro8mosi politik pribadi. (Her/Redslo)

Oleh: Kabiro Surakarta

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESANEWS TV #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Surakarta
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Solo Raya & Surakarta

Kabiro Surakarta

Pewarta isu sosial kemasyarakatan, budaya keraton, dan pemerintahan Solo Raya.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi