Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (5 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (8 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (9 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (9 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (9 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (10 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 28 Agustus 2025, 12:57 WIB 1,800 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Tiga Tersangka Ditentukan dalam Insiden Ledakan Sumur Minyak Ilegal di Blora

Penulis: Kabiro Blora
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Tiga Tersangka Ditentukan dalam Insiden Ledakan Sumur Minyak Ilegal di Blora
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Penyidik Kepolisian Resor (Polres) Blora telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus ledakan dan kebakaran sumur minyak ilegal yang menewaskan empat orang warga di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora.

Ketiga tersangka tersebut adalah SPR (46), pemilik lahan sekaligus inisiator pengeboran; ST (42), calon investor; serta HRT alias GD (45), yang bertindak sebagai pelaksana teknis pengeboran.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa insiden tragis ini terjadi pada Minggu (17/8) sekitar pukul 11.30 WIB.

“Peristiwa bermula saat warga mendengar letusan dari belakang rumah milik SPR. Minyak mentah yang mengalir di selokan tiba-tiba terbakar dan api dengan cepat menyambar ke lokasi pengeboran,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Kebakaran hebat tersebut tidak hanya menghanguskan peralatan pengeboran tetapi juga merambat ke rumah warga setempat, Tamsir, dan mengakibatkan satu ekor sapi mati. Akibat insiden ini, empat orang meninggal dunia dan seorang balita mengalami luka bakar serius.

Korban yang meninggal dunia diidentifikasi sebagai Tanek (88) yang wafat di tempat kejadian. Sementara Wasini (51), Sureni (55), dan Yeti (30) meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif akibat luka bakar yang diderita. Seorang balita berinisial AD (2) juga menjadi korban dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta.

Dari TKP, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain peralatan pengeboran yang hangus, pompa air, pipa besi, dan tangki penampungan minyak mentah. Kerugian material akibat insiden ini ditaksir mencapai Rp170 juta.

Kapolres menegaskan komitmen jajarannya untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Polres Blora akan terus melakukan mitigasi, inventarisasi, dan penertiban sumur minyak ilegal di wilayah Kabupaten Blora.

“Langkah ini akan dilakukan dengan berkoordinasi penuh bersama Pemerintah Kabupaten Blora serta pihak-pihak terkait lainnya,” pungkas AKBP Wawan.**Re

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora

Kabiro Blora

Kepala Biro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi