Kamis, 24 September 2026
INFODESA 04 September 2026, 13:06 WIB 1,495 kali dibaca Bukti Tayang (PDF)

Tinggal 25 Hari, PAD Lamsel Masih Harus Kejar Ketertinggalan

Jurnalis / Kontributor: Redaktur Lampung
Jumlah Tayang: 1,495 tayang
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Tinggal 25 Hari, PAD Lamsel Masih Harus Kejar Ketertinggalan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lampung Selatan Triwulan III 2026 masih harus dikejar. Hingga 31 Agustus, realisasi pajak daerah baru mencapai 70,95 persen, sedangkan retribusi lebih rendah lagi, yakni 59,78 persen dari target tahapan 75 persen.

Dengan waktu kurang dari satu bulan menuju akhir Triwulan III, Pemkab Lampung Selatan dituntut bergerak lebih cepat. Setidaknya masih ada selisih sekitar 5 persen untuk sektor pajak dan 15 persen pada retribusi yang harus dikejar hingga 30 September.

Sekda Lampung Selatan Supriyanto menegaskan, seluruh perangkat daerah pengampu pendapatan harus bekerja maksimal agar target 75 persen tidak menjadi beban yang menumpuk di Triwulan IV.

“Kita masih punya waktu maksimal 25 hari di bulan September untuk mencapai sekitar lima persen agar target Triwulan III terpenuhi. Ini bukan sesuatu yang sulit, tapi harus kita kejar bersama,” tegas Supriyanto.

Hal itu disampaikan saat memimpin Rapat Optimalisasi Target PAD Triwulan III 2026, di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat (4/9/2026).

Supriyanto menekankan, mengejar PAD bukan hanya tugas Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD). Perangkat daerah yang memiliki sumber penerimaan diminta membongkar kembali potensi yang belum tergarap.

“PAD merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah. Setiap potensi pendapatan harus kita optimalkan,” ujarnya.

Sektor retribusi menjadi perhatian serius karena capaiannya baru 59,78 persen. Perangkat daerah diminta tidak sekadar mengejar angka, tetapi memetakan potensi penerimaan yang masih bisa digali hingga akhir tahun.

Supriyanto juga meminta Unit Pelaksana Teknis (UPT) memperkuat perannya sebagai ujung tombak pendapatan di lapangan.

“UPT sekarang harus menjadi kaki yang kuat, bukan kaki yang lemah, tetapi menjadi motor penggerak pencapaian pendapatan Kabupaten Lampung Selatan,” tegasnya.

Ia mengapresiasi perangkat daerah yang selama ini menjadi kontributor PAD dan menyebut mereka sebagai “pahlawan-pahlawan pendapatan”.

Pemkab menargetkan seluruh potensi penerimaan dikawal lebih ketat agar target Triwulan III tercapai dan tidak semakin membebani kinerja PAD pada Triwulan IV.

(Red/sumber Diskominfo Lamsel)

Iklan Penulis & Sponsor Pemerintah Kabupaten Blora - Dinas PMD Dirgahayu RI Ke-81

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi