Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (19 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 28 Januari 2026, 20:41 WIB 803 PDF

Transformasi Layanan Publik, Pemkab Lamsel Segera Luncurkan Tiga Inovasi Strategis

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Transformasi Layanan Publik, Pemkab Lamsel Segera Luncurkan Tiga Inovasi Strategis
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus memacu transformasi layanan publik berbasis inovasi. Tiga program strategis, yakni Hallo Lamsel, L-Betik, dan Desa HELAU, tengah dimatangkan sebagai upaya menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih modern, transparan, serta partisipatif.

Kesiapan peluncuran ketiga inovasi tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Selatan, Supriyanto, di Ruang Kerja Sekda, Rabu (28/1/2026).

Rapat ini difokuskan pada penyelarasan konsep teknis dan penguatan narasi program, agar manfaat inovasi dapat dipahami dan dirasakan langsung oleh masyarakat sejak awal peluncuran.

Turut hadir dalam rapat tersebut sejumlah pejabat utama daerah, termasuk tiga kepala perangkat daerah penggagas inovasi, yakni Inspektur Kabupaten, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), bersama perangkat daerah terkait lainnya.

Kepala Dinas Kominfo Lampung Selatan, Anasrullah, menjelaskan bahwa Hallo Lamsel merupakan pengembangan layanan pengaduan dan informasi masyarakat yang kini dikemas lebih interaktif dan responsif terhadap kebutuhan publik.

Berbeda dari peluncuran pada umumnya, aplikasi ini akan diperkenalkan dengan konsep santai ala kafe di ruang terbuka, tepatnya di Taman Tengah Kantor Bupati Lampung Selatan.

“Awalnya konsep launching dibuat formal, namun atas arahan Bapak Bupati, acara dikemas lebih cair dan inklusif. Kami akan mengundang unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, media, hingga masyarakat umum, dengan estimasi sekitar 150 peserta,” ujar Anasrullah.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga akan disuguhkan demo langsung aplikasi Hallo Lamsel melalui videotron, yang menampilkan delapan layanan unggulan lintas perangkat daerah, sehingga fungsi dan manfaatnya dapat langsung dipahami secara visual.

Sementara itu, Inspektur Kabupaten Lampung Selatan, Badruzzaman, menyampaikan bahwa L-Betik dirancang sebagai sistem pencegahan korupsi sekaligus penguatan integritas aparatur pemerintahan.

Saat ini, Inspektorat tengah melakukan revisi Peraturan Bupati guna memperjelas nomenklatur L-Betik dan Sai Betik, yang ditargetkan rampung dalam dua pekan ke depan.

“Kami juga menyiapkan maskot resmi bernama Si Elbik, serta suvenir yang memuat nomor kontak layanan pengaduan. Ini untuk memudahkan masyarakat dalam menyampaikan laporan dan pengawasan,” jelasnya.

Adapun Kepala Dinas PMD Lampung Selatan, Erdiyansyah, memaparkan bahwa Desa HELAU merupakan gagasan orisinal Bupati Lampung Selatan yang bertujuan memperkuat pembangunan desa melalui pendekatan nilai dan identitas lokal.

Program ini mengintegrasikan nilai-nilai ABRI BKW ke dalam narasi pembangunan desa yang lebih komunikatif, mudah dipahami, dan membumi di tengah masyarakat.

“HELAU mencerminkan desa yang indah, rapi, dan berdaya saing. Ke depan, akan dipilih 17 desa percontohan sebagai model penguatan komitmen lintas stakeholder, di luar mekanisme lomba desa yang selama ini berjalan,” ungkap Erdiyansyah.

Menutup rapat, Sekda Supriyanto menegaskan pentingnya percepatan peluncuran ketiga inovasi tersebut. Meski waktu pelaksanaan masih menyesuaikan agenda Bupati, ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan kesiapan teknis dan substansi program.

“Saya berharap peluncuran ini bisa segera dilaksanakan. Jadwal menyesuaikan agenda Bapak Bupati, namun secara konsep, teknis, dan narasi penguatan, semuanya harus siap dalam waktu dekat,” tegasnya.

Rencananya, peluncuran besar ketiga inovasi ini akan dipusatkan secara terbuka (outdoor) di Taman Tengah Kantor Bupati Lampung Selatan, sebagai simbol keterbukaan informasi, transparansi layanan, serta komitmen pemerintah untuk semakin dekat dengan masyarakat. (red)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi