Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (12 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (15 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (18 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (19 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (19 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (19 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (20 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
NASIONAL 30 Oktober 2022, 20:46 WIB 1,729 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

UNICEF- Pemkab Blora Perkuat Perlindungan Anak Melalui SAFE4C dan OCSEA

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

UNICEF- Pemkab Blora Perkuat Perlindungan Anak Melalui SAFE4C dan OCSEA
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS – Bekerjasama dengan UNICEF Indonesia, Yayasan Setara dan LPA Klaten, Pemkab Blora memperkuat perlindungan anak melalui Lingkungan Aman dan Ramah Untuk Anak (SAFE4C) dan Pencegahan Eksploitasi dan Pelecehan Seksual Anak Online (OCSEA), di pendapa rumah dinas Bupati Blora, Minggu (30/10/2022).

Launching Desa SAFE 4C dan OCSE dilakukan oleh Ketua Tim PKK Blora, HJ.Ainia Sholichah dengan ditandai pemotongan pita dan penanda tangan deklarasi Pencegahan Perkawinan Anak Serta Peluncuran Progam SAFE4C dan OCSEA. Bersamaan dengan itu pula, Hj. Ainia juga mengukuhkan Bunda Forum anak Kecamatan se –Blora.

Program SAFE4C dan OCSEA merupakan program dari UNICEF. Ada 18 Kabupaten yang menjadi binaan UNICEF dan masing-masing Kabupaten ada lima desa. Sebanyak lima desa binaan tersebut yang akan didampingi Tim UNICEF,Yayasan, Setara Semarang, LPA Klaten, Forum anak dan Dinas sosial p3a secara masif.

Selanjutnya Ketua Tim Penggerak PKK Blora Hj. Ainia mengajak semua sektor untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman untuk anak. Upaya menyadarkan semua pihak khususnya orang tua.

“Dengan adanya pengukuhan forum anak kecamatan, Desa SAFE4C dan OCSEA diharapkan angka kekerasan dan perkawinan anak menurun menuju zero. Karena mereka generasi masa depan, agar menjadi anak anak yang berkualitas.” Pinta Hj. Ainia.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DINSOS P3A) Kabupaten Blora, Dra. Indah Purwaningsih, M.Si mengemukakan, program penguatan lingkungan aman dan ramah anak bertujuan untuk memperkuat berbagai upaya peningkatan kesejahteraan dan perlindungan anak.

Dikatakannya, upaya perlindungan dimulai di tingkat keluarga, mulai dari tingkat kecamatan/desa hingga kabupaten/kota.

Menurutnya, tugas perlindungan anak merupakan tugas bersama pemerintah dan masyarakat. Untuk itu, diperlukan strategi perlindungan terpadu mulai dari tingkat desa/kelurahan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.

“Lingkungan yang aman dan ramah anak dapat diartikan sebagai lingkungan yang melindungi anak. Anak dapat memiliki aspirasi yang tinggi tanpa diskriminasi, kekerasan, eksploitasi atau perlakuan salah,” papar Indah Purwaningsih.

Bunda Forum Anak Kecamatan

Terkait dengan pengukuhan Bunda Forum Anak Kecamatan, sebanyak 16 Forum Anak Kecamatan Se -Kabupaten Blora telah dikukuhkan Bunda forum anak Kabupaten Blora, HJ. Ainia Sholichah.

Pengukuhan itu ditandai dengan penyematan selempang dan disaksikan tamu undangan yang hadir. Bunda Forum Anak HJ.Ainia Sholichah mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas pengukuhan Bunda Forum Anak Kecamatan se -Kabupaten Blora tersebut.

“Diharapkan dengan pengukuhan Bunda Forum Anak Kecamatan tersebut, semakin memberikan efek positif dalam pembangunan SDM, terutama anak. Dalam mewujudkan pembangunan kabupaten layak anak dan ramah keluarga.” terang Hj. Ainia

Bunda Forum Anak Kecamatan yang telah dikukuhkan itu, diminta untuk dapat mendedikasikan diri dan turut berpartisipasi dalam mendukung program Forum Anak. Hal itu sangat penting, mengingat angka perkawinan anak sangat tinggi di Blora, salah satunya di Kecamatan Kunduran dan Kecamatan Jati.

Tampak hadir di acara itu TP PKK Kabupaten Blora, Ketua TP PKK Kecamatan beserta Pokja 1, perwakilan UNICEF, Yayasan Setara Semarang, LPA Klaten, perwakilan 5 Kecamatan Blora, Forum Genre, Forum Anak, Forum OSIS, Pramuka, Himparisba, IPM, IPNU, IPPNU dan Camat serta Kepala Desa Lokasi Safe4c Dan OCSEA. Acara dilanjutkan dengan Talk Show yang mengupas tentang Perlindungan Anak dan Perkawinan Anak dengan Narasumber Kepala Dinas Perempuan Anak Provinsi Jateng , Kepala DinsosP3A Kab Blora, Ketua TP PKK. Kabupaten Blora serta Child protection Specialist UNICEF Jakarta.(***).

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi